PALU, Balipolitika.com– Kontingen tinju Bali menyumbang empat medali di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang diselenggarakan di Palu, Sulawesi Tengah, yakni 2 medali emas dan 2 perak.
Capaian 4 medali ini melampaui target awal yang disampaikan Ketua Pertina Bali, Made Muliawan Arya atau yang akrab disapa De Gadjah, yakni hanya 2 medali emas.
Pelatih Tinju Bali, Kornelis Kwangu Langu meyampaikan, keempat atlet yang berhasil mengharumkan nama Bali adalah untuk emas disabet oleh petinju Jeklin Ndawajepi yang turun di kelas 57 kg dan Krispinus Mariano Wonda yang turun di kelas 51 kg.
Kemudian, dua perak diraih oleh Riszki Halil yang turun di kelas 48 Kg dan Grasela Djera Ata Endi yang turun di kelas 54 kg putri.
“Total 2 emas dan 2 perak yang diraih kontingen Bali. Dari 4 atlet yang kita kirim, semuanya masuk final dan raih medali,” terangnya, Kamis, 30 Oktober 2025.
Jeklin Ndawajepi menaklukkan lawannya di partai final dengan Gorontalo. Kemudian, Krispinus Mariano Wonda menaklukkan Sulawesi Tengah.
Sementara, Riszki Halil harus mengakui keunggulan dari lawannya dari Jawa Barat. Begitu juga dengan Grasela Djera Ata Endi yang kalah poin dengan lawannya dari Maluku Utara.
Kornelis mengapresiasi perjuangan para atlet sehingga bisa mencapai target awal.
“Ini bukti kerja keras para atlet. Sesuai dengan target kami di Pertina Bali,” tandasnya.
Capaian para atlet melampaui target dan arahan dari Ketua Pertina Bali, Made Muliawan Arya atau yang akrab disapa De Gadjah, yakni 2 emas.
“Capaian ini bukti kerja keras para atlet dan seluruh jajaran. Ini juga menjadi bukti kalau atlet kita bisa bersaing dengan daerah-daerah lainnya,” pungkas Kornelis yang juga mantan peraih medali di PON Papua. (bp/ken)













