Puisi
-
Sastra
Puisi-Puisi Moch Satrio Welang
SULAMAN SAGA mata tua yang renta cemas mengemas hari malam ini pun sama, menatap pintu begitu dingin tak ada yang…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Mohammad Isa Gautama
Pagi Pisang Goreng dan Ketan sepagi itu kau merengek ngidam pisang goreng dan ketan di kedai Tek Rani yang tersuruk,…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Rambu Raina Paranggi
Uma Mbatangu Di tanah Sumba yang kaya budaya, Berdiri megah Uma Mbatangu, Rumah adat atas atap menjulang tinggi, Mencapai langit,…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman
Wujud Sunyi Umat Manusia : Arthur Rimbaud “dalam diriku telah pudar semua harapan kemanusiaan,” ucapmu yang kini nyaris melanda umat…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Lia Laeli Muniroh
Suara Mereka Terbungkam Tatkala jiwa-jiwa merendah Mendedah dedoa Sulur-sulur anyaman kata mendesah Tersebab derita, rakyat jelata Ada lirih-lirih perih Di…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Saiful Bahri
Ingatan Masih kuingat retak bibirmu di punggung waktu Segaris gelap di langit tubuhmu Menjelma sayap menerbangkan engkau ke otakku Serupa…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Satmoko Budi Santoso
Gibran Membeli Bakso Gibran membeli satu mangkok bakso daging sapi. Dimakan bersama sunyi, sepi, dan sendiri yang memang diinginkan. “Bagaimana…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Dwita Utami
DI PONDOK KOPI KUGADAI SEPI PADA SECANGKIR ES KOPI genggam tanganku, itu remuk batinku jangan paksa bersinar mataku bukan matahari,…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Rifqi Septian Dewantara
Nulipara aku meraba-raba diriku sebagai wujud yang cacat, menelusuri lorong waktu, menemui dua pintu yang saling mengintip dari kejauhan, cahaya…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Salwa Nurul Fajriah
Bualan Petinggi Pertiwi Pernahkah mereka berjanji? Menjamin setiap mimpi akan terjadi? Ya, ia bersumpah dengan kemampuan yang dimiliki. Pernahkah pula…
Selengkapnya »









