DENPASAR, Balipolitika.com– Kaneshiro All You Can Eat (AYCE) Bali, Jalan Cokroaminoto Nomor 48, Banjar Margajati, Pemecutan Kaja, Denpasar Utara merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4, Senin, 28 September 2026 malam.
Hadir bersama rombongan menumpang Isuzu sekitar pukul 19.00 Wita, momentum kebahagiaan ini ikut dirasakan 27 anak Panti Asuhan Al Ittihad Basyid wa Habib yang tampak lahap menikmati hidangan fresh dan hygiene khas Kaneshiro.
Sembari menikmati hidangan istimewa berupa beragam daging dan rebusan yang dipanggang sendiri di kompor atau pemanggang khusus di atas meja, pengurus dan anak-anak Panti Asuhan Al Ittihad Basyid wa Habib disuguhi serangkaian hiburan di lantai 2 Kaneshiro.
Hiburan dibuka lewat Tari Sekar Jagat persembahan Ibu PKK Banjar Margajati dan Tari Legong Larajiva Teman Tuli.
Hadirnya Larajiva menegaskan bahwa Kaneshiro mengedepankan inklusivitas, yakni sebuah pendekatan, sikap, atau konsep yang merangkul keberagaman dan memastikan setiap individu merasa diterima, dihargai, serta memiliki kesempatan setara untuk berpartisipasi penuh tanpa memandang latar belakang, suku, agama, kondisi fisik, atau kemampuan.
Selain Legong, Founder Larajiva, Putu Wahyu Putra Sudianta bersama tim juga menampilkan Tari Barong dan Tari Joged yang sukses menghangatkan sekaligus membius audiens.
Anak Panti Asuhan Al Ittihad Basyid wa Habib juga diajak bergembira lewat dart games dan kuis berhadiah menarik, di antaranya “Tumbler Kaneshiro”.
Istimewanya, pelanggan yang beruntung mendapatkan Tumbler Kaneshiro bebas mengisi ulang (refill) minuman gratis sepuasnya pada kunjungan selanjutnya.
Pengurus Panti Asuhan Al Ittihad Basyid wa Habib, Sahrir mengucapkan terima kasih atas undangan serta jamuan makan malam yang diakuinya membuat anak-anak bahagia.
“Semoga tempat ini sukses, tambah banyak pengunjungnya, tambah banyak peminatnya, omzet tambah banyak lagi. Terima kasih sudah mengundang anak-anak dan memberikan santunan kepada yatim,” ungkapnya.
Menyapa Kane Friends, pelanggan setia Kaneshiro, Manager Outlet Kaneshiro AYCE Bali, Made Victor didampingi Assistant Manager Kaneshiro Bali Janet Kurniawan mengungkapkan bahwa HUT ke-4, Senin, 28 September 2026 malam merupakan hari spesial.
“Selama 4 tahun Kaneshiro di Bali, kami aktif melakukan kegiatan sosial karena bagi kami bisnis bukan cuma soal cari untung, tetapi bagaimana kami bisa bermanfaar. Tahun awal (2023, red), kami memberikan ruang ekspresi untuk Teman Tuli. Tahun berikutnya berbagi dengan adik-adik difabel di Remagi. Tahun lalu (2025, red), kami berbagi makanan gratis untuk teman-teman tuna wisma dan ODGJ di seputaran Jalan Gadjah Mada, Denpasar. Tahun ini, kami memberikan kesempatan bagi adik-adik Panti Asuhan Al Ittihad Basyid wa Habib merasakan pengalaman makan di Kaneshiro Bali serta memberikan bantuan rehab panti,” ucap Made Victor.
Penting diketahui, tak sekadar memperingati hari lahir, restoran yang menyediakan 150+ pilihan menu suki dan grill dengan sajian beragam daging berkualitas serta higienis alias terjamin kebersihannya itu menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) bertubi-tubi.
Selain berkontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan Banjar Margajati, Desa Pemecutan Kaja, tahun ini, Kaneshiro Bali juga menyalurkan tanggung jawab sosial perusahaan kepada para tunawisma, Orang Dengan Gangguan Kejiwaan (ODGJ) terlantar, para tukang suwun (kuli panggul), dan lain-lain yang kerap mangkal di seputaran Jalan Gadjah Mada, Denpasar.
Dalam penyaluran bantuan berkala itu, Kaneshiro Bali menggaet Komunitas Sosial dan Kemanusiaan ANOM PEDULI yang digawangi Arief Melky Kadafuk dan Putu Yudana.
Bantuan berkala ini sampai ke tangan penerima manfaat sejak Senin, 22 September 2025 dan berlangsung berturut-turut sebanyak 17 kali hingga bulan Oktober 2025.
Sebelumnya, pada Senin, 16 Desember 2024, Kaneshiro Bali menggelar aksi berbagi di Yayasan Remagi Bali.
Kala itu, donasi yang ditujukan untuk kaum difabel dengan kesulitan ekonomi tersebut berupa 30 sak beras 10 kg, 30 dus susu UHT 12x 1 liter, 60 krat telur, dan 120 liter minyak goreng.
Kaneshiro Bali yang menjadi pelopor sebagai restoran pertama di Pulau Dewata yang ramah terhadap masyarakat tuli senantiasa berkomitmen pada kegiatan-kegiatan sosial.
Di Hari Difabel Internasional sebelumnya, tepatnya pada Kamis, 6 Desember 2023 silam, Kaneshiro Bali hadir memberikan ruang berekspresi bagi Bali Deaf Community dan Komunitas Tari Lara Jiva.
Dalam upaya memangkas jarak antara “teman tuli” dan “teman dengar” tersebut, Kaneshiro Bali menambahkan bahasa isyarat pada video informasi official di restoran. (bp/ken)













