Malang
-
Esai
DARI SEKUNTUM LILY HINGGA SEBATANG LIPSTIK
“If you have two loaves of bread, sell one and buy a lily.” — Elbert Hubbard KUTIPAN ini mengingatkan kita bahwa…
-
Sastra
SEDUHAN ELEGI KEJAYAAN
“Kopi jatuh ke dalam perutmu, dan seketika itu pula kekacauan umum terjadi. Gagasan-gagasan mulai bergerak bagaikan batalion-batalion besar tentara di…
-
Esai
OBITUARI JÜRGEN HABERMAS (1929–2026)
“Demokrasi bergantung pada keyakinan bahwa kita dapat saling meyakinkan satu sama lain melalui bahasa, bukan melalui manipulasi atau paksaan…” …
-
Esai
IBNU SINA, SANG MAESTRO PERADABAN ISLAM
Anxiety is half of disease, calmness is half of medicine, and patience is the first step to healing. (Ibnu Sina)…
-
Esai
Ketika Kosmetik Verbal Membius Nalar Publik
“Bahasa politik dirancang untuk membuat kebohongan terdengar jujur dan pembunuhan menjadi terhormat, serta untuk memberikan kesan seolah-olah angin kosong memiliki…
-
Sastra
SOLOIS DI KOTA MANEKIN
Dan jika kamu menatap cukup lama ke dalam jurang maut, jurang maut itu juga akan menatap balik ke dalam dirimu.…
-
Sastra
IKHTIAR KELUAR DARI LABIRIN ALIENASI
Bukan Sekadar ‘Sekrup Peradaban’ Dalam pusaran kehidupan masyarakat modern yang serba cepat dan kerap kali mekanistis, manusia sering kali terjebak…
-
Esai
Topeng Dylan, Baja Hemingway, dan Cahaya Tagore
The wound is the place where the Light enters you (Jalaluddin Rumi) Panggung Tiga Maestro Ibaratkan dunia yang kita…









