DENPASAR, Balipolitika.com- Sopir diduga mengantuk, membuat sebuah mobil travel Isuzu DK 7728 GA mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Pelabuhan Benoa KM 12. Kendaraan ini membawa belasan wisatawan asal Tiongkok. Insiden terjadi Jumat, 5 Desember 2025, sekitar pukul 08.30 Wita. Kecelakaan ini mengakibatkan mayoritas penumpang mengalami luka ringan.
Kasatlantas Polresta Denpasar, Kompol Yusuf Dwi Admodjo, menjelaskan dugaan penyebab kejadian. “Awal mula sebelum kejadian, pengemudi travel oleng ke kanan dikarenakan mengantuk kemudian menabrak tiang lampu selanjutnya mobil terguling,” ujar Yusuf Dwi Admodjo.
Pengemudi travel, berinisial ML, bergerak dari arah selatan menuju utara. ML melajukan kendaraan di lajur paling kanan dengan kecepatan tinggi. Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga mengantuk. Kendaraan kehilangan kendali dan oleng ke kanan jalan.
Sopir ML merupakan karyawan swasta dan mengalami luka ringan. “Pengemudi travel oleng ke kanan dikarenakan mengantuk,” tambahnya.
Mobil travel Isuzu itu menabrak tiang lampu di pinggir jalan. Hantaman keras membuat mobil kehilangan keseimbangan. Mobil besar itu kemudian terguling di badan jalan. Kecelakaan tersebut langsung dilaporkan ke pihak kepolisian pukul 08.45 Wita.
Akibat kecelakaan ini, belasan penumpang mengalami luka ringan (LR). Tiga belas penumpang yang terluka merupakan warga negara Tiongkok. Mereka diidentifikasi dengan inisial seperti ZP, PP, DS, CR, ZM, HB, ZX, ZH, DH, CC, PY, dan JP.
Satu orang penumpang asal Tiongkok, berinisial LX, nihil mengalami luka. “Penumpang Travel Isuzu DK 7728 GA, inisial LX, tidak mengalami luka sama sekali,” katanya.
Seorang tour guide berinisial P juga berada di dalam mobil travel. P turut menjadi korban luka ringan dalam insiden tersebut. Pria yang bekerja sebagai karyawan swasta ini mendapat penanganan medis segera. Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.
Kompol Yusuf Dwi Admodjo meminta pengemudi meningkatkan kewaspadaan. “Kami mengimbau semua pengemudi kendaraan travel untuk memprioritaskan keselamatan dan istirahat cukup,” tegasnya.
Polisi mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan. Kendaraan travel Isuzu tersebut mengalami kerusakan parah di bagian depan dan sisi. Kasus ini menunjukkan bahaya mengemudi dengan kondisi lelah atau mengantuk. Polresta Denpasar melanjutkan penyelidikan mendalam untuk kasus ini. Mereka memastikan semua korban mendapatkan penanganan medis memadai. (BP/CHA).












