DENPASAR, Balipolitika.com– Ibunda Wali Kota Denpasar, Ni Jero Samiarsa tutup usia di umur 90 tahun, Kamis, 17 Juli 2025 pukul 15.00 Wita dalam perawatan di RSUP Prof. Ngoerah.
Pasca berpulangnya Ni Jero Samiarsa, ucapan bela sungkawa mengalir ke Jero Gede Penatih, Kelurahan Penatih, Kota Denpasar.
Karangan bunga yang pertama kali tiba di kediaman Sang Wali Kota Denpasar datang dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri dan Ketua DPR RI, Puan Maharani.
Ucapan bela sungkawa itu juga disampaikan di laman media sosial resmi PDI Perjuangan.
“Keluarga Besar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan turut berduka cita atas wafatnya Ni Jero Samiarsa
Ibunda dari I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga (Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak), I Gusti Ngurah Jaya Negara (Wali Kota Denpasar), dan I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya ( anggota DPRD Provinsi Bali Fraksi PDI Perjuangan. Semoga Beliau diberikan jalan terang menuju kedamaian abadi, serta bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan keikhlasan dan ketabahan,” demikian tertulis di laman media sosial resmi PDI Perjuangan.
Diketahui, almarhum Ni Jero Samiarsa berasal dari Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Badung dan menikah dengan Gusti Ngurah Gde Sutedja (almarhum) dan dikaruniai 9 orang anak.
Sebagai ibu tunggal sejak kepergian sang suami di tahun 1986, Ni Jero Samiarsa aktif sebagai serati alias tukang membuat banten untuk menghidupi keluarganya.
Almarhum Ni Jero Samiarsa akan Dipelebon pada Senin, 4 Agustus 2025 didahului dengan upaya Nyiramin Layon pada Minggu, 20 Juli 2025 pukul 14.00 Wita. (bp/ken)













