Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

Gede Gunada

  • Sastra

    RITUAL MERENUNG, HARI KE-1413: MEREKA MEMBICARAKAN POLITIK PADA KEMATIAN NENEK

    SEJAK MENIKAH, aku mempunyai ritual untuk merenungkan setiap kejadian yang terjadi dalam sehari. Biasanya kulakukan itu bersama istriku di kasur…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    PUISI-PUISI IAO SUWATI SIDEMAN

    NOVISSIME CONVENIUNT (karena yang mulia Aswattama membuka jalan abadiku) tidak, aku tak lagi punya dendam, sebab segala yang mati menjadi…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    AMING DAN KERESEK HITAM

    AKU MENGENALNYA dengan nama Aming, tunawicara yang selalu melemparkan senyuman setiap pagi. Hanya senyuman. Ah tidak, dia juga selalu mengangguk pelan…

    Selengkapnya »
  • Puisi

    Puisi-Puisi Karst Mawardi

    Preambule Bird Man (1959), Jitka Kolínská aku menangkap diriku dalam kejatuhanku di tengah diamku yang jatuh dalam kestatisan emosional sebelum…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    DUNIA YANG INDAH

    DUNIA yang indah. Dunia yang indah. Sudah tiga hari aku menyebut-nyebut kalimat itu dalam hati. Kadang tak sadar terlontar dari…

    Selengkapnya »
  • Puisi

    Puisi-Puisi Gimien Artekjursi

    SEPOTONG DOA UNTUK UMBU tak hilang padang rumput itu dalam kenangan meski derap kaki kuda berlari dengan ringkiknya tertutup debu-debu…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    PUISI-PUISI MUHAMMAD DAFFA

    PELAYARAN HALU   aku berlayar menuju kesunyianmu menyibak kisah-kisah yang beku igauan peradaban lalu semayamkan kota dengan ciumannya (kerap menghantu…

    Selengkapnya »
  • Puisi

    Puisi-Puisi Asep Salahudin

    TUGU di depan tugu berwarna kuning keemasan mereka termangu dedaunan yang berserakan seperti ingatan dihidupkan: yang tumbuh dan luruh hanya…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Tumbal Telaga Ular

    SEORANG WANITA sendirian menaiki sampan sambil berdiri. Tak ada seorang pun melihatnya. Hanya seekor kijang yang melihatnya dengan membisu. Sampai…

    Selengkapnya »
  • Puisi

    PUISI-PUISI FILESKI WALIDHA TANJUNG

    Dialog Kalender Usang Bulan-bulan itu bergelantungan di dinding, seperti tubuh-tubuh yang mengantri lupa. Januari, katamu, adalah peluru pertama yang kutembakkan…

    Selengkapnya »
Back to top button

Konten dilindungi!