Gede Gunada
-
Sastra
Puisi-Puisi Giffari Arief
Tandaskan Tubuhku di Terang Tubuhmu Tandaskan tubuhku di terang tubuhmu berkali-kali meskipun beberapa hal terus ditahankan meskipun beberapa wujud mengunci…
Selengkapnya » -
Cerpen
Jarah
Kamis siang, langit Kota Sine Qua Non pecah kaca. Hujan berhamburan. Desau desing campuran air dan gema. Luka dan melukai…
Selengkapnya » -
Sastra
Ketika Magenta Berani Melepas Jemari
DUNIA bergemuruh, sebuah dengungan familiar dan konstan di bawah jemari Magenta. Layar-layar menyala, notifikasi berbunyi, dan guliran tak berujung di…
Selengkapnya » -
Sastra
Titah dari Langit
JELAS ini bukan salahku. pemecatan Dian sebagai kepala HRD di perusahan ini semata-mata karena kesalahannya. Dia tidak mengikuti aturan yang…
Selengkapnya » -
Sastra
Rayap Besi
LAUT malam beludru hitam tersobek ombak dan angin. Di kejauhan, lampu samar dari kapal tanker raksasa berpendar laksana lentera di…
Selengkapnya » -
Esai
Kesepian: Sunyi yang Membunuh atau Ruang untuk Bertumbuh?
APA yang terlintas di benakmu ketika mendengar kata kesepian? Emosi yang tidak diinginkan kehadirannya, atau justru sesuatu yang menakutkan? Kesepian…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Khaerul Majdi
Januari kayu-kayu bakar, telah raib didahar api di tungku perapian nenek saat menanak nasi di bawah atap dapur tua pagi…
Selengkapnya » -
Sastra
Si Tua Buyung yang Lupa Cara Berdakwah
BUYUNG meluncur ke luar masjid ketika orang-orang miskin di kampung itu masih terlelap dalam mimpi. Langit selepas subuh berwarna biru…
Selengkapnya » -
Sastra
Bersama Bung Chairil
“Biar peluru menembus kulitku Aku tetap meradang menerjang Luka dan bisa kubawa berlari berlari Hingga hilang pedih perih” Chorus (AKU,…
Selengkapnya » -
Puisi
Puisi-Puisi Sthiraprana Duarsa
MONUMEN BOM BALI Apakah Tuhan menangis atau tertawa Ketika anak Tuhan membunuh anak Tuhan lainnya dengan mengatasnamakan Tuhan Ini musim…
Selengkapnya »









