BANGLI, Balipolitika.com– Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bangli menyelenggarakan kegiatan sosialisasi yang berfokus pada isu-isu krusial remaja: Pencegahan Pernikahan Dini, Hamil Pranikah, dan Bullying.
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari ini, Sabtu, 25 Oktober 2025, bertempat di SMPN 4 Bangli dan dihadiri oleh siswa-siswi sekolah tersebut.
Acara ini merupakan wujud komitmen GOW Kabupaten Bangli sebagai wadah berbagai organisasi perempuan di wilayah tersebut, yang memiliki fokus utama dalam Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pembinaan Keluarga.
Ketua GOW Kabupaten Bangli, Suciati Diar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran GOW dan Narasumber di sekolah bukan bertujuan untuk memberi ceramah, melainkan untuk membuka ruang diskusi, berbagi cerita, dan semangat.
“Kami datang untuk berdiskusi, berbagi cerita dan semangat, agar kalian semua tumbuh menjadi remaja yang baik hati, percaya diri, dan tentunya juga saling menghargai,” ujar Suciati Diar di hadapan para siswa.
Suciati juga secara khusus menyoroti masalah bullying, menekankan bahwa hal tersebut bukanlah isu sepele.
Ia menjelaskan bahwa bullying bisa muncul dalam bentuk ejekan atau kata-kata kasar yang mungkin dianggap candaan kecil oleh pelaku, namun dapat meninggalkan luka batin yang mendalam bagi korbannya.
”Ingat ya anakku, berani itu bukan berarti kasar, tapi berani untuk menghentikan yang salah. ‘NO BULLYING’ – ‘YES HAPPY ENDING’,” tegasnya.
Pihaknya juga meyakini bahwa siswa-siswi SMPN 4 Bangli adalah generasi berjiwa besar yang mampu menebarkan kebaikan, mengasihi, dan saling menghargai.
Serta ia mengajak seluruh siswa untuk menebar kasih, menjaga hati, menjaga diri, teman dan pikiran.
Serta menjadikan sekolah sebagai tempat yang aman dan menyenangkan.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Ibu Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga selaku Narasumber, Kepala Sekolah SMPN 4 Bangli, Bapak/Ibu Guru SMPN 4 Bangli, dan seluruh anggota GOW Kabupaten Bangli yang bertugas. (bp/jk/ken)













