DENPASAR, Balipolitika.com– Sungguh malang nasib seorang ibu bernama Sri Artini yang tinggal di Provinsi Bali.
Gara-gara tali layangan ia kehilangan anak satu-satunya alias semata wayang berjenis kelamin laki-laki.
Sang buah hati meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas yang dipicu tali layangan.
Ibu malang itu mohon dengan sangat agar para penghobi layangan lebih bertanggung jawab dan tidak menginapkan layangannya agar tidak merugikan orang lain apalagi bernasib nahas seperti anaknya yang kehilangan nyawa.
“Anakku pergi kerja sekitar jam 3.30, dalam perjalanan kecelakaan gara-gara tali layangan. Aku kehilangan anak satu-satunya. Sungguh sakit rasanya. Imbauan bagi yang suka naikin layangan tolong jangan sampai menginapkan layangannya,” tulis Sri Artini dengan ejaan disesuaikan sembari mengunggah foto almarhum anaknya.
“Tolong perhatikan keselamatan orang. Semoga tidak ada korban lagi seperti menimpa anak saya. Semoga damai di alam sana sayangnya Mamak,” tulis ibu korban. (bp/ken)













