Jakarta, Balipolitika.com – PT Bank BTPN Syariah Tbk kembali mencatatkan kinerja positif pada kuartal III 2025. Kualitas pembiayaan menjadi fondasi utama yang menopang pertumbuhan laba bersih Bank secara konsisten selama tiga kuartal berturut-turut.
Bank senantiasa membangun empat perilaku unggul nasabah BDKS (Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu) agar mereka mampu bertahan dan tumbuh dalam berbagai situasi. Kedisiplinan nasabah hadir di kumpulan dan kekompakan di setiap sentra mendorong semangat untuk mengembangkan usaha, sehingga berdampak langsung pada kelancaran pembayaran angsuran dan solidnya kinerja keuangan Bank.
“Kedisiplinan dan kekompakan nasabah menjadi kekuatan utama dalam menjaga kualitas pembiayaan dan pertumbuhan kinerja Bank. Kami bersyukur, dapat melewati periode ini dengan baik, memastikan pembiayaan yang terjaga kualitasnya menjadi upaya kami untuk memastikan kinerja keuangan yang tetap solid,” tutur Direktur BTPN Syariah Fachmy Achmad pada Selasa (28/10/2025).
Upaya ini juga tak lepas dari pendampingan intensif yang dilakukan oleh Community Officer (CO), sebagai ujung tombak dalam melayani masyarakat inklusi. BTPN Syariah terus memperkuat kapasitas Community Officer melalui berbagai program pengembangan talenta internal. Bank meyakini bahwa pendampingan intensif yang mereka lakukan menjadi kunci dalam menjaga kualitas pembiayaan dan mendorong perilaku unggul nasabah. Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja mereka, Bank memberikan penghargaan khusus kepada Community Officer berprestasi, salah satunya dengan kesempatan untuk turut mendampingi nasabah dalam Program Umrah Satu Pesawat—program unggulan yang menjadi simbol keberhasilan dan semangat kebersamaan di sentra-sentra inspiratif.
Selain memberikan pendampingan secara intensif, BTPN Syariah juga menunjukkan komitmennya dalam mengapresiasi kedisiplinan nasabah melalui berbagai bentuk program reward. Mulai dari insentif bagi individu dengan riwayat pembayaran yang baik, hadiah untuk sentra-sentra yang menunjukkan kekompakan dan semangat BDKS, hingga Program Umrah Satu Pesawat untuk sentra inspiratif. Program ini diberikan kepada kelompok nasabah yang secara konsisten menjalankan prinsip BDKS, disiplin dalam membayar angsuran, serta aktif memberi dampak positif bagi komunitas sekitarnya. Tahun ini, jumlah sentra yang diberangkatkan meningkat menjadi 18, naik signifikan dari 10 sentra pada tahun sebelumnya, dengan total kurang lebih 380 orang.
“Beragam bentuk apresiasi yang kami berikan mencerminkan komitmen BTPN Syariah untuk mempercepat terwujudnya niat baik nasabah. Kami berharap apresiasi ini tidak hanya menjadi motivasi bagi nasabah untuk terus konsisten menjalankan empat perilaku unggul, tetapi juga menjadi inspirasi bagi sentra-sentra lain di berbagai penjuru negeri. Ke depan, kami akan terus menghadirkan bentuk apresiasi dan insentif yang relevan dan berdampak bagi jutaan nasabah kami,” ujar Fachmy Achmad.
Pada kuartal III 2025, BTPN Syariah mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp945 miliar, tumbuh 23% secara tahunan (YoY), dengan penyaluran pembiayaan mencapai Rp9,8 triliun. Rasio keuangan Bank juga tetap kuat dengan Return on Asset (RoA) sebesar 7,5% dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 57,4%.
Tentang BTPN Syariah
BTPN Syariah merupakan satu-satunya bank syariah yang fokus memberdayakan masyarakat inklusi atau mereka yang belum tersentuh layanan keuangan formal (unbankable). Perempuan menjadi target utama pemberdayaan karena Bank percaya, bila perempuan berdaya maka keluarga pasti berdaya. Adapun dalam memberdayakan masyarakat inklusi, BTPN Syariah tetap menjalankan fungsinya sebagai bank dengan menghimpun dana dari keluarga sejahtera dan kemudian disalurkan sepenuhnya untuk segmen ultra mikro. Dengan demikian, Bank membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk bersama-sama memberdayakan umat.
Perjalanan nasabah sejak awal sampai mendapatkan reward-reward terbaiknya dijaga oleh BTPN Syariah sehingga tidak hanya nasabah, namun seluruh pemangku kepentingan juga mendapatkan kesempatan yang sama untuk tumbuh dan memiliki hidup yang lebih berarti.
Program pemberdayaan ini dilakukan oleh petugas lapangan atau Community Officer (CO). Mereka adalah #bankirpemberdaya, perempuan muda lulusan SMA yang terlatih dan memiliki motivasi tinggi dalam mendampingi keluarga prasejahtera produktif di sentra-sentra nasabah dengan mengajarkan empat perilaku unggul, yakni Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu (BDKS). Peran #bankirpemberdaya dalam mendampingi masyarakat inklusi di berbagai daerah Indonesia dapat dilihat langsung di Instagram @bankirpemberdaya.btpns.
Dengan fokus bisnis tersebut, BTPN Syariah ikut memberdayakan masyarakat inklusi Indonesia. Hal ini terbukti dari pemantauan internal BTPN Syariah terhadap setiap nasabah. Hasil survei dan pemantauan tersebut menunjukkan bahwa nasabah yang mengalami kemiskinan ekstrem terus menurun dan jumlah keluarga dengan anak bersekolah meningkat.
Mari mengambil kesempatan untuk memberdayakan umat melalui BTPN Syariah.
Catatan Penting:
-
- BTPN Syariah didirikan pada 2010 sebagai Unit Usaha Syariah BTPN atau saat ini bernama Bank SMBC Indonesia; peluncuran pada 2011
- Pemisahan sebagai PT BTPN Syariah pada 14 Juli 2014
- Terdaftar sebagai PT BTPN Syariah Tbk pada 8 Mei 2018
- Berganti nama menjadi PT Bank BTPN Syariah Tbk pada 4 Juni 2020
- Resmi menjadi kategori Bank BUKU 3 sesuai dengan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 7 Juli 2020
- Termasuk dalam KBMI 2 (Bank Dengan Modal Inti Di atas Rp6 triliun) pada Oktober 2021
- Saat ini BTPN Syariah memiliki 14,7 ribu karyawan (96% perempuan dan 52% lulusan SMA) yang telah melayani 7 juta nasabah dengan 3,8 juta nasabah aktif di 260 ribu komunitas yang berada di 2.650 kecamatan di 26 provinsi Indonesia
- Mendapatkan peringkat AAA (idn) Fitch dengan prospek stabil, dikonfirmasi Februari 2025 (*)











