JAKARTA, Balipolitika.com– Pada hari Minggu, 7 Desember 2025, pukul 03:41:49 WIB Alaska diguncang gempa bumi tektonik.
Hasil analisis parameter update menunjukkan gempa bumi ini memiliki magnitudo M7,0.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 60.359° LU; 139.546° BB pada kedalaman 10 km.
Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif di zona lempeng micro Yakutat.
Gempa bumi ini memiliki mekanisme geser (strikeslip).
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono, S.Si., M.Si. menerangkan bahwa hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa bumi tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia.
Oleh karena itu, kepada masyarakat pesisir di wilayah Indonesia diimbau agar tetap tenang.
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.
BMKG akan terus memonitor perkembangan dampak gempa bumi ini dan segera menginformasikan kepada stakeholder, media dan masyarakat.
Hingga pukul 04.05 WIB, berdasarkan hasil monitoring menunjukkan adanya 2 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitude M5.6 dan M5.3. (bp/ken)













