BOSTON, Balipolitika.com- Perusahaan teknologi Astronomer menyelidiki CEO Andy Byron setelah videonya bersama Kepala Sumber Daya Manusia (SDM) Kristin Cabot beredar di media sosial.
Rekaman itu diambil saat konser Coldplay di Boston, Amerika Serikat.
Dalam video yang viral, Byron—yang sudah menikah—tampak memeluk Cabot.
Keduanya sempat muncul di layar besar di tengah konser, lalu buru-buru menunduk dan menutup wajah.
Astronomer langsung merespons.
Lewat unggahan di platform X (sebelumnya Twitter), perusahaan menulis, “Dewan Direksi telah memulai penyelidikan formal atas masalah ini dan kami akan segera membagikan detail tambahan.”
“Para pemimpin kami diharapkan untuk menetapkan standar dalam perilaku dan akuntabilitas,” lanjut pernyataan itu.
Dilansir CNBC, Axios melaporkan, Byron dan Cabot kini diberhentikan sementara.
Sampai Jumat 18 Juli 2025 Astronomer belum menjawab permintaan komentar dari media.
Astronomer mengembangkan platform data terbuka bernama Astro.
Pada Mei lalu, perusahaan ini mengumumkan pendanaan senilai 93 juta dollar Amerika Serikat atau sekitar Rp1,5 triliun.
Bain Ventures memimpin putaran tersebut bersama beberapa investor, termasuk Salesforce Ventures.
Tahun lalu, Astronomer memindahkan kantor pusat dari Cincinnati, Ohio ke New York. (bp/jk/ken)













