Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

Pemerintahan

Jaya Negara Salurkan Sembako bagi Orang dengan Skizofrenia

VASHUDHAIVA KUTUMBAKAM: Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyerahkan secara simbolis bantuan paket sembako bagi Orang dengan Skizofrenia (ODS) di Rumah Berdaya Denpasar, Jumat, 1 Maret 2024.

 

DENPASAR, Balipolitika.com- Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyerahkan secara simbolis bantuan paket sembako bagi Orang dengan Skizofrenia (ODS) di Rumah Berdaya Denpasar, Jumat, 1 Maret 2024.

Hal tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah bersama berbagai organisasi sosial dalam mendukung kesejahteraan ODS di Kota Denpasar.

Di mana dalam kesempatan tersebut sebanyak 37 paket sembako disalurkan kepada 37 orang penerima.

Adapun bantuan paket sembako tersebut merupakan bantuan dari Yayasan Peduli Anak Kanker Bali sebanyak 12 paket sembako serta dari Yayasan Kolewa sebanyak 25 paket sembako.

Di sela-sela kunjunganya dan penyerahan sembako di Rumah Berdaya, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara sempat membeli sebuah karya lukis dari Orang dengan Skizofrenia (ODS).

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang senantiasa membantu memberikan bantuan kepada warga rumah berdaya.

Bantuan ini tentu sangat memberikan manfaat serta bersama-sama berkolaborasi dalam memberdayakan Orang dengan Skizofrenia (ODS) sesuai dengan spirit Vashudhaiva Kutumbakam.

“Kami atas nama Pemerintah Kota Denpasar mengucapkan terima kasih atas sinergi dan kolaborasi Yayasan Peduli Anak Kanker Bali dan Yayasan Kolewa yang telah ikut andil dalam mendukung pemberdayaan ODS di Kota Denpasar,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty mengatakan penerima bantuan kali ini sebanyak 37 orang dengan skizofrenia yang ada di rumah berdaya, pihaknya melaporkan untuk saat ini Orang dengan skizofrenia (ODS) di Rumah Berdaya telah diberdayakan dengan memproduksi dupa, lukisan, serta pakaian.

Pihaknya menekankan untuk terus berkoordinasi dengan Dinkes Kota Denpasar memantau perkembangan Orang dengan Skizofrenia (ODS) di Rumah Berdaya.

“Semoga dengan inovasi dan program pemberdayaan ini dapat memberikan semangat bagi ODS untuk terus produktif, berkarya dan memberikan kemanfaatan,” ujarnya

Sementara Ketua Yayasan Kolewa, Ni Luh Juliani mengatakan pihaknya berharap dapat selalu bersinergi dan mendukung pemerintah dalam menangani Orang dengan skizofrenia (ODS).

Hal ini merupakan bentuk kepedulian untuk berbagi dengan sesama, termasuk juga ODS di Kota Denpasar.

“Semoga dengan sinergi ini dapat membantu pemerintah dalam program pemberdayaan dan memberikan kemanfaatan sosial,” jelasnya. (bp/ken)

Berita Terkait

Back to top button

Konten dilindungi!