BADUNG, Balipolitika.com- Seorang driver ojek online (ojol) Gojek berusia 44 tahun bernama Ferlianto mendadak ambruk lalu meninggal dunia di depan sebuah warung kawasan Jalan Sadewa, Banjar Perempatan, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Jumat, 3 Oktober 2025.
Tiba-tiba lemas dan jatuh dari kursi tempatnya duduk sekitar pukul 13.24 Wita, driver Gojek asal Surabaya, Jawa Timur yang berdomisili di Kota Denpasar diduga terkena serangan jantung.
Atas peristiwa yang merenggut nyawa mitra Gojek tersebut, I Gde Armyn Gita, Head of Corporate Affairs Gojek wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara menyampaikan duka mendalam.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya salah satu mitra driver Gojek di wilayah Denpasar. Kehilangan ini bukan hanya dirasakan oleh keluarga almarhum, tetapi juga oleh seluruh keluarga besar Gojek,” ucap I Gde Armyn Gita, Jumat, 3 Oktober 2025.
I Gde Armyn Gita menerangkan Tim Operasional Gojek Bali saat ini terus mendampingi keluarga almarhum, memastikan penanganan di RS Mangusada, Desa Kapal, berjalan dengan baik, serta memberikan dukungan yang dibutuhkan oleh keluarga, termasuk dalam proses pemakaman yang dilaksanakan malam ini di Pemakaman Kampung Jawa, Jalan Maruti, Pemecutan Kaja, Denpasar.
“Kami juga tengah berkoordinasi intens agar hak-hak almarhum dapat segera tersalurkan, termasuk santunan dari Gojek yang saat ini sedang dalam proses pencairan,” ungkap I Gde Armyn Gita.
Selain itu, Gojek melalui Yayasan GoTo Merah Putih juga akan memberikan santunan tambahan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan bagi keluarga almarhum.
“Keselamatan dan kesejahteraan mitra senantiasa menjadi prioritas utama kami, dan dalam momen duka ini, kami berkomitmen untuk terus hadir mendampingi keluarga almarhum,” tegas I Gde Armyn Gita. (bp/ken)












