BALI, Balipolitika.com – Buntut kasus Mr. Terimakasih kian panjang di Bali. Apalagi kini ia tersangdung dugaan penipuan investasi properti di Bali.
Alhasil influencer asal Rusia, dengan nama asli Sergei Domogatsky ini harus menghadapi babak baru dari kasusnya.
Hal ini lantaran, 29 WNA dari berbagai negara melayangkan 30 laporan dengan total kerugian mencapai Rp 80 miliar.
Yang membuat bule pria 40 tahun itu, harus berhadapan dengan hukum Indonesia dan prosesnya di Polda Bali. Sayangnya, ada kabar yang menyebut bahwa bule ini telah kabur ke Malaysia.
Ia pun mangkir dari panggilan klarifikasi Polda Bali. Mangkirnya Sergei dari panggilan menunjukkan pola penghindaran pemeriksaan yang sama persis, seperti yang ia lakukan saat terseret kasus Lamborghini berpelat nomor palsu di Denpasar pada Maret 2023 silam.
Sergei Domogatsky menjadi sorotan setelah puluhan WNA menuduhnya, telah menipu dengan iming-iming investasi properti yang ternyata tidak pernah terealisasi. Total kerugian mencapai angka fantastis Rp 80 miliar.
Penyidik Polda Bali sebelumnya telah mengirimkan surat panggilan klarifikasi, agar Sergei hadir pada Jumat, (21/11). Namun, hingga batas waktu, influencer tersebut tak menunjukkan itikad baik untuk datang.
Belakangan terungkap, Sergei ternyata sudah meninggalkan Bali jauh sebelum panggilan itu pada Senin (17/11). Ia tercatat terbang dari Bandara Soekarno–Hatta menuju Malaysia pada 30 Oktober 2025 sekitar pukul 17.30 Wita.
Meskipun yang bersangkutan berada di luar negeri, polisi masih berupaya menghubungi Sergei melalui telepon dan pesan WhatsApp. Hasilnya, Sergei mengaku berhalangan dan berjanji akan kembali ke Bali setelah menyelesaikan urusannya di Malaysia.
Direktur Reserse Siber Polda Bali, Kombes Pol Ranefli Dian Candra, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa proses penanganan kasus dugaan penipuan investasi yang melibatkan Sergei Domogatsky tetap berjalan sesuai prosedur.
Polda Bali memastikan seluruh laporan dari para korban WNA akan masuk proses secara profesional. Ia menegaskan, mangkirnya Sergei dari panggilan pertama tidak menghentikan langkah penyidik.
Namun, dengan banyaknya laporan dan statusnya yang sudah berada di luar negeri, penyidik tengah menyiapkan langkah lanjutan.
Jika Sergei kembali mengabaikan panggilan berikutnya, opsi penerbitan langkah hukum lanjutan. Ketidakpatuhan Sergei terhadap panggilan polisi ini bukan kali pertama.
Influencer berjuluk ‘Mr. Terimakasih’ itu sempat menjadi sorotan publik pada Maret 2023. Saat itu, warganet heboh dengan beredarnya video mobil Lamborghini Aventador berwarna putih melintas di Denpasar menggunakan pelat nomor palsu bertuliskan “DOMOGATSKY”.
Dalam rekaman yang viral, pengemudi dugaan bersikap arogan. Setelah penyelidikan, mobil tersebut di sebuah bengkel body repair di kawasan Jalan Trengguli.
Terungkap bahwa pelat “DOMOGATSKY” yang terpasang bukanlah pelat resmi. Nomor kendaraan asli dalam dokumen tercatat D 1 FEB, dengan pemilik atas nama sebuah perusahaan di Bandung, Jawa Barat.
Lamborghini tersebut oleh Sergei yang mengendarai, dan pemeriksaan juga mengungkap adanya tunggakan pajak kendaraan yang mencapai Rp 103 juta.
Mirisnya, saat proses klarifikasi berjalan terkait kasus pelat palsu itu, Sergei juga dugaan langsung meninggalkan Bali ke Dubai.
Ia tidak memenuhi panggilan polisi, dugaan sengaja menghindari pemeriksaan hingga kini yang menunjukkan pola menghindar dari proses hukum yang terulang kembali. (BP/OKA)













