Orze Rusfinda
-
Sastra
Diabolisme Intelektual dan Pasar Gelap Prestise
PADA pukul sembilan pagi seorang penyair membuka media sosial, mengunggah foto dirinya di sebuah festival sastra, menandai lima belas orang,…
Selengkapnya » -
Sastra
INSTRUKSI PERSEDEN, BONJOUR, DAN KEBINGUNGAN NASIONAL DI PEREMPATAN CIAMIS
SUATU PAGI republik ini terbangun dengan cita-cita yang harum seperti parfum Paris edisi terbatas. Dari pusat kekuasaan terdengar kabar yang…
Selengkapnya » -
Sastra
PAJAK PENULIS TURUN, TETAPI APA NEGARA SUDAH SIAP MEMBACA?
AKHIRNYA negara melirik penulis juga. Setelah sekian lama profesi ini diperlakukan seperti makhluk mitologis yang hidup dari kopi sachet, diskon…
Selengkapnya » -
Sastra
Ketika Seniman Terlalu Serius terhadap Dirinya Sendiri
BEBERAPA tahun terakhir saya mulai curiga bahwa sebagian dunia kesenian Indonesia mengalami gejala yang cukup mengkhawatirkan: terlalu serius terhadap dirinya…
Selengkapnya » -
Esai
PASAR AI-DETECTOR
“Maaf, tulisan Anda terdeteksi 87 persen AI.” Kalimat itu jatuh di layar laptop seperti vonis sidang tilang futuristik. Seorang mahasiswa…
Selengkapnya » -
Sastra
TERMINATOR GPT
SUATU pagi yang lembap dan penuh notifikasi, dunia sastra Indonesia akhirnya tiba di titik ketika orang mulai curiga kepada puisi…
Selengkapnya »





