BALI, Balipolitika.com – Hanya butuh satu detik hilangnya konsentrasi, untuk mengubah perjalanan menjadi duka mendalam.
Pagi Senin (16/3/2026), jalur maut Denpasar-Gilimanuk di Desa Abiantuwung, Kediri, kembali memakan korban jiwa setelah seorang pengendara motor meninggal dunia secara mengenaskan di tempat!
Sekitar pukul 07.45 WITA, korban berinisial IPDR (33) yang mengendarai Yamaha Nmax melaju kencang dari arah Denpasar. Dugaan, konsentrasi korban terpecah saat mencoba memperbaiki helmnya di tengah kecepatan tinggi.
Hilangnya fokus membuat motor korban oleng dan melewati marka jalan. Naas, dari arah berlawanan muncul Truk Mitsubishi Fuso yang tak bisa menghindar.
Tabrakan “adu jangkrik” tak terelakkan di jalur truk. Korban mengalami luka sangat berat pada bagian kepala dan patah tulang kaki hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kapolsek Kediri, Kompol I Putu Budiawan, mengonfirmasi kecelakaan ini murni akibat terganggunya konsentrasi pengendara. Meski kerugian materiil hanya Rp 4 juta, namun nyawa yang hilang tak akan pernah bisa kembali.
Arus lalu lintas sempat tersendat selama proses evakuasi korban. Kasus ini kini tertangani sepenuhnya oleh pihak kepolisian Polres Tabanan. (BP/OKA)






