DENPASAR, Balipolitika.com- Forum Anak Daerah (FAD) Provinsi Bali menggelar kegiatan BANGKIT (Bersama Anak Gelorakan Anti Sampah Plastik) sebagai bagian dari rangkaian Fantasi dalam perayaan Hari Anak Nasional 2025.
Kegiatan ini terdiri dari edukasi online dan aksi nyata untuk membangun kesadaran anak-anak terhadap isu sampah plastik.
Dalam aksi ini, peserta dengan antusias menyusuri pantai sepanjang 2 kilometer sembari memungut sampah plastik.
Sesi edukasi online telah dilaksanakan pada Minggu, 29 Juni 2025, yang diisi oleh komunitas Malu Dong.
Dalam sesi ini, peserta mendapatkan materi edukatif seputar pengelolaan sampah, yang disampaikan dengan gaya ringan, interaktif, dan menyenangkan, agar mudah dipahami dan membekas di ingatan anak-anak.
Selanjutnya, pada Sabtu, 5 Juli 2025, kegiatan dilanjutkan dengan aksi nyata berupa bersih-bersih di pantai Padang Galak.
Dalam kegiatan ini, peserta berhasil mengumpulkan 840 kilogram sampah sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan.
Ketua Panitia Fantasi 2025, Ni Komang Indira Pramestya Dewi, menyampaikan bahwa, “BANGKIT adalah simbol perubahan, ajakan kolektif melawan sampah plastik dengan melibatkan anak-anak sebagai agen perubahan demi masa depan yang berkelanjutan.”
Gerakan anti sampah plastik ini menegaskan bahwa perubahan tak bisa ditunda dan harus dimulai dari pilihan kecil, dengan harapan anak-anak mampu menjadi penggerak yang menciptakan dampak besar demi masa depan bumi yang lebih layak.
“Sudah saatnya kita berhenti membiasakan diri dengan yang merusak dan mulai memilih yang menyelamatkan, karena kitalah yang bergantung pada bumi bukan sebaliknya,” tegas Ketua Panitia Fantasi 2025, Ni Komang Indira Pramestya Dewi. (bp/jk/ken)













