BRAZIl, Balipolitika.com- Penyerang Santos, Neymar, akhirnya resmi kembali masuk ke dalam skuad Timnas Brasil untuk mengarungi turnamen akbar Piala Dunia 2026. Pelatih kepala Carlo Ancelotti mengumumkan secara langsung nama sang mega bintang setelah melewati masa pemulihan cedera yang sangat melelahkan. Keputusan krusial ini menyudahi spekulasi panjang mengenai masa depan penyerang sayap andalan Selecao tersebut di panggung internasional.
“Sulit menjelaskan dengan kata-kata emosi yang saya rasakan,” ujar Neymar saat berbicara secara terbuka kepada seluruh rekan setim dan staf official Santos.
Pemain berpengalaman berusia tiga puluh empat tahun itu belum pernah lagi mengenakan seragam kebanggaan negaranya sejak tahun dua ribu dua puluh tiga. Cedera parah pada bagian lutut kiri sempat membuat banyak pihak meragukan peluang sang pemain untuk kembali merumput. Momen pemanggilan ini pun menjadi sangat emosional bagi mantan pemain Barcelona tersebut hingga ia tidak kuasa menahan air mata.
“Saya ingin berterima kasih kepada semua orang di sini karena pemanggilan ini bukan hanya untuk saya saja,” tutur pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah sepak bola Brasil tersebut.
Neymar terlihat langsung memeluk erat fisioterapis pribadinya Rafael Martini serta pelatih kebugaran Ricardo Rosa sesaat setelah mendengar pengumuman resmi. Kedua sosok penting tersebut memiliki andil yang sangat besar dalam membantu mempercepat proses pemulihan fisik sang pemain bintang. Perjalanan panjang untuk menuju titik kebugaran maksimal diakui oleh sang penyerang sebagai fase terberat sepanjang karier profesionalnya.
“Saya mengakui bahwa saya menangis selama beberapa jam karena sama sekali tidak mudah untuk sampai di titik ini,” ucap mantan pemain Barcelona itu.
Lebih dari tujuh ratus jurnalis internasional hadir secara langsung untuk menjadi saksi kembalinya sang pemilik nomor punggung sepuluh tersebut. Kehadiran Neymar di dalam tim diharapkan mampu mendongkrak mentalitas bertanding para pemain muda yang minim pengalaman turnamen besar. Piala Dunia tahun ini akan menjadi penampilan keempat bagi sang penyerang legendaris bersama skuad senior Selecao.
“Mereka yang bersama saya melalui semuanya tahu bahwa ini sulit namun semua pengorbanan kini terasa sepadan,” kata Neymar.
Dukungan luar biasa dari para suporter setia juga menjadi energi tambahan yang sangat besar bagi proses kebangkitan Neymar. Timnas Brasil sendiri dijadwalkan akan melakoni laga uji coba pemanasan melawan Panama di Stadion Maracana pada akhir bulan ini. Pertandingan persahabatan tersebut menjadi ajang penting untuk menguji kesiapan fisik Neymar sebelum skuad bertolak menuju Amerika Serikat.
“Kami bersama-sama dalam perjalanan Brasil menuju gelar Piala Dunia keenam yang sudah sangat lama dinantikan oleh publik,” pungkas Neymar. (BP/CHA).













