Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

cerpen

  • Sastra

    Nama Orang Hilang

    SAAT hari pertama Nuri bekerja sebagai redaksi, ia banyak dihadapkan dengan persoalan politik yang tiada habis. Mulai soal pemilu, korupsi,…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Masa Mudaku Tak Pernah Kurasakan

    RIM, seorang anak yang mengendarai kuda besi peninggalan kakaknya. Tangan kirinya memegang karung ukuran besar berwarna putih. Di tengah keramaian…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Di Balik Pintu Hotel Melati

    DI BALIK penampilannya yang sederhana, sebuah hotel melati di Jawa Tengah menyimpan beragam kisah yang jarang terdengar. Lucky adalah saksi…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Balada Mantra Pembungkam

    DI NEGERI Gemah Ripah Loh Jinawi, hiduplah rakyat yang lihai sekali berbisik. Bukan karena bisikan itu indah, tapi karena, “Ssst!…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    IJAZAH PAK IDRIS

    PAK IDRIS tidak memahami apa yang sedang diributkan orang-orang akhir-akhir ini. Dia hanya sering melihat di televisi orang-orang sedang ramai…

    Selengkapnya »
  • Cerpen

    Jarah

    Kamis siang, langit Kota Sine Qua Non pecah kaca. Hujan berhamburan. Desau desing campuran air dan gema. Luka dan melukai…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Ingatan dari Rahim Ibu

    SEBELUMNYA aku tak tahu dunia itu seperti apa, karena sebelumnya aku hanya mendengar segalanya melalui rahim ibu. Aku berasal dari…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Ketika Magenta Berani Melepas Jemari

    DUNIA bergemuruh, sebuah dengungan familiar dan konstan di bawah jemari Magenta. Layar-layar menyala, notifikasi berbunyi, dan guliran tak berujung di…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Titah dari Langit

    JELAS ini bukan salahku. pemecatan Dian sebagai kepala HRD di perusahan ini semata-mata karena kesalahannya. Dia tidak mengikuti aturan yang…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Lelaki dalam Cangkang

    ANGIN berdesir pelan di sela jendela kayu yang catnya mulai mengelupas. Di sudut ruangan yang remang, seorang lelaki duduk terpaku memandang…

    Selengkapnya »
Back to top button

Konten dilindungi!