Bonk Ava
-
Sastra
Pria yang Merindukan Prostatnya
TIGA BULAN berlalu sejak semua romansa mesra serasa kecut bahkan menjadi pahit. Siang itu baru saja semua pil menyiksa dari…
-
Sastra
PUISI-PUISI BONK AVA
Serdadu : Todd Aku kini. Bukan lagi mesin Dalam tubuh serdadu Aku lahir kembali Sebagai manusia Perang adalah hidupku Aku…
-
Sastra
Puisi-Puisi Mustain Romli
Ilustrasi: Bonk AVA Perihal Perjumpaan Malam terus mengiringi waktu menuju pagi, menjemput perjumpaan di sana ruang-ruang membentuk dirinya menjadi…
-
Sastra
Puisi-Puisi Ahmad Maliki Mashar
Ilustrasi: Bonk Ava Negeri Kupu-Kupu Kupu-kupu terbang Menitipkan benih di tunas-tunas gatal. Ulat-ulat mengerat tunas tak kembang. Kepompong menjelma…
-
Sastra
Puisi-Puisi Indrariyani
Ilustrasi: Bonk Ava Jalan Tak Bernama di sini kayu-kayu mulai lapuk, bersama iringan dedaunan kering, kala itu bahagia termakan…
-
Sastra
Puisi-puisi En. Aang MZ
lustrasi: Bonk Ava Aku Menulis Puisi dan Cerpen aku menulis puisi adalah matahari yang tersenyum pada bayang-bayangmu pada embun…
-
Sastra
Puisi-Puisi DG Kumarsana
Ilustrasi: Bonk Ava PUISIMU BERNYANYI DI LANGIT -untuk Ketut Syahruwardi Abbas- hujan pertama mengakhiri langkahmu pada petang pembuka pintu…
-
Sastra
PUISI-PUISI JAMALUDIN GmSas
Iustrasi: Bonk Ava Riwayat Puisi yang Melarikan Diri Di bawah sorot lampu jalan ada penyair yang sedang berjalan…
-
Sastra
Puisi-Puisi Achmad Obe Marzuki
Ilustrasi: Bonk Ava Tikungan Melepas sepi kopi percakapan di warung remang Angin gemeretak atap seng Gerimis basahi rumput kering…









