DENPASAR, Balipolitika.com- Booking.com menobatkan Bali sebagai salah satu destinasi utama rumah liburan (holiday homes) bagi para wisatawan di Asia Pasifik, khususnya untuk pengalaman berwisata berbasis kuliner.
Laporan terbaru Booking.com bertajuk “Taste of Home Asia Pacific”, menunjukkan wisatawan di kawasan Asia Pasifik kini semakin banyak memilih rumah liburan yang menawarkan keleluasaan untuk bersantap, menyuguhkan, dan/atau memasak di ruang-ruang atau destinasi yang autentik dan unik.
Managing Director Booking.com Asia Pasifik Laura Houldsworth mengatakan bahwa platform perjalanan itu melihat ada banyak pencarian di seluruh kawasan.
“Bali menjadi satu destinasi kunci yang dicari, tapi hampir semua negara saat ini masuk dalam banyak pencarian tipe akomodasi seperti ini,” kata dia di Bali, Rabu, 24 September 2025.
Rumah Liburan
Laura mengatakan pihaknya kini terus kebanjiran suplai hunian rumah liburan dari berbagai negara, dengan banyak tipe berbeda, termasuk rumah di tepi pantai, rumah-rumah tradisional seperti ryokan di Jepang dan hanok di Korea Selatan hingga pondok-pondok kayu di Vietnam dan Thailand.
Ada pula vila privat, kabin di gunung dan tepi danau, hingga kamping mewah.
Semua lokasi, lanjutnya, memberikan pengalaman kuliner, baik dapur pribadi atau destinasi kuliner.
Kuliner Bukan Sekadar Makan
Laura juga menyebut momen kuliner ini bukan lagi sekadar waktu makan, melainkan kesempatan untuk terhubung, merasakan budaya, dan menciptakan kenangan bermakna hingga mengubah makanan menjadi pintu gerbang budaya, bukan sekadar titik fokus dalam perjalanan.
Riset ini juga menunjukkan bagaimana pengalaman berwisata berbasis kuliner secara mendalam memengaruhi keputusan perjalanan.
“Saat ini, wisatawan mencari pengalaman yang lebih personal dan bermakna. Oleh karena itu, rumah liburan muncul sebagai bagian penting dari tren yang terus berkembang,” imbuh Laura.
Riset yang didasarkan oleh survei terhadap lebih dari 8.000 wisatawan di Asia Pasifik, meliputi Australia, Selandia Baru, Indonesia, India, Jepang, Korea Selatan, Thailand, dan Vietnam, ini dilakukan secara daring pada 25–28 Juli 2025.
Responden merupakan mereka yang pernah memesan atau menginap di rumah liburan/sewa jangka pendek, baik domestik maupun internasional dan kuesioner disusun oleh YouGov bersama Red Havas dan Booking.com. (bp/jk/ken)













