JEMBRANA, Balipolitika.com– Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan turun langsung menjajal sensasi petualangan “Gelar River Adventure” di Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Jumat, 6 Februari 2026.
Kehadiran orang nomor satu di Jembrana ini bertujuan untuk merasakan langsung tantangan adrenalin sekaligus mempromosikan destinasi wisata air terbaru yang diharapkan menjadi primadona baru bagi wisatawan di Kabupaten Jembrana.
Dengan mengenakan perlengkapan keselamatan lengkap, Kembang didampingi tim profesional menyusuri derasnya arus Sungai Gelar yang asri.
“Sungai Gelar memiliki potensi luar biasa untuk menjadi salah satu destinasi petualang sungai di Jembrana. Selain menantang dan memacu adrenalin, pemandangan di sepanjang sungai ini sangat memanjakan mata dan cocok untuk relaksasi,” ungkap Kembang setelah menuntaskan jalur sungai.
Pengembangan wisata ini mendapat dukungan dari pemerintah daerah sebagai bentuk dukungan pariwisata ramah lingkungan yang berbasis pemberdayaan masyarakat.
Kembang berharap kehadiran Gelar River Adventure mampu menarik lebih banyak wisatawan, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan ekonomi lokal masyarakat sekitar.
Berbeda dengan olahraga arus deras pada umumnya, pengelola menekankan pada sisi petualangannya.
Pengelola Gelar River Adventure, Ida Bagus Dewangkasa menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Bumdes, Pokdarwis Gelar, dan Desa Adat Batuagung dalam operasionalnya.
“Yang kita tonjolkan adalah adventure-nya. Jadi alurnya bervariatif, kadang nyangkut di batu, kadang dibuat mundur. Itulah nilai petualangan yang kami tawarkan, tidak semata-mata seperti rafting biasa,” ujarnya.
Gelar River Adventure menawarkan tiga pilihan kategori trek yang dapat disesuaikan dengan keinginan pengunjung, yakni Trek Short dengan durasi kurang lebih 1 jam, Trek Medium dengan durasi kurang lebih 2 jam, dan Trek Long dengan durasi antara 4 hingga 6 jam.
Untuk menikmati pengalaman ini, harga yang ditawarkan cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp100.000 per orang sudah termasuk peralatan keselamatan standar internasional, perlindungan asuransi, dan konsumsi.
Bagi wisatawan yang menginap di wilayah Jembrana, pihak pengelola juga menyediakan layanan penjemputan untuk memudahkan akses menuju lokasi. (bp/ken)













