BULELENG, Balipolitika.com– Di tengah cuaca panas, es campur menjadi salah satu minuman yang banyak dicari masyarakat untuk melepas dahaga.
Salah satu yang tetap diminati hingga saat ini adalah Warung Es Campur Ibu Sutami, Jalan Ahmad Yani, Kampung Anyar, tepatnya di samping Foto Kopi Fuji, Singaraja, Buleleng.
16 tahun berjualan, usaha milik Ibu Sutami ini dikenal karena menyajikan es campur segar, porsi pas, dan harga terjangkau.
Warung ini buka setiap hari mulai pukul 11.00 Wita hingga 16.00 Wita, sehingga menjadi pilihan masyarakat yang ingin menikmati minuman segar pada siang hingga sore hari.
Selama bertahun-tahun, warung sederhana ini telah menjadi langganan masyarakat dari berbagai kalangan.
Selama menjalankan usahanya, Ibu Sutami selalu mengutamakan kualitas bahan dan kebersihan dalam proses penyajian.
Es yang dijual menggunakan gula asli yang diencerkan, sehingga menghasilkan cita rasa manis yang khas dan tetap menyegarkan.
Konsistensi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa banyak pelanggan tetap memilih menikmati es campur di warungnya.
Es yang dijual terdiri atas dua pilihan: es daluman dijual seharga Rp7.000 per porsi dengan isian daluman dan es campur dijual seharga Rp8.000 per porsi.
Es campur Ibu Sutami ini yang bikin ketagihan karena berisi daluman, kolak pisang, bubur sumsum, mata ikan, serta disiram gula asli menghasilkan perpaduan rasa manis dan segar dalam setiap sajian.
Selain es campur, Ibu Sutami juga menyediakan beberapa menu lainnya, seperti bubur ketan, bubur sumsum, kolak pisang, dan cendol, yang juga menjadi pilihan pelanggan saat berkunjung ke warungnya.
Salah seorang pelanggan mengaku berulang kali membeli es di warung tersebut.
Menurutnya, rasa es yang disajikan segar dan enak, sehingga membuatnya kembali datang untuk menikmati menu yang dijual Ibu Sutami.
Berkat konsistensi dalam menjaga cita rasa, kualitas bahan, dan pelayanan yang ramah, usaha yang telah dirintis selama 16 tahun ini masih terus bertahan dan menjadi salah satu pilihan masyarakat Singaraja untuk menikmati minuman segar dengan harga yang terjangkau. (bp/Kabrina Jesika Br Sihombing/4C/Basindo/Undiksha)













