BARCELONA, Balipolitika.com- Raksasa Catalan Barcelona akhirnya menyudahi spekulasi panjang perburuan penyerang sayap baru mereka pada bursa transfer kali ini. Manajemen Blaugrana sukses mengamankan tanda tangan Anthony Gordon setelah merampungkan kesepakatan rumit dengan kontestan Liga Inggris Newcastle United. Proses kepindahan penyerang sayap tersebut sempat tersendat beberapa hari karena masalah birokrasi dokumen kontrak kerja sang pemain.
“Kami telah memantau bakat Anthony Gordon sejak lama dan dia merupakan pemain yang sangat cocok untuk menyempurnakan strategi menyerang tim dalam jangka panjang,” kata pelatih Barcelona Hansi Flick.
Barcelona harus merogoh kocek sangat dalam demi mendaratkan pemain nasional Inggris tersebut ke Stadion Camp Nou. Nilai transfer sang pemain mencapai angka 80 juta euro tunai dengan tambahan klausul bonus performa sebesar 10 juta euro. Hansi Flick menjadi sosok paling getol yang meminta manajemen klub agar memprioritaskan transfer mahal ini.
“Manajemen klub bekerja keras menyelesaikan kesepakatan besar ini karena sang pemain memiliki karakteristik unik yang sangat jarang ada pada pesepak bola modern saat ini,” ujarnya.
Pesona Anthony Gordon sebenarnya sempat memicu perang harga di antara klub raksasa Eropa lainnya menjelang pembukaan bursa transfer. Klub besar Inggris Liverpool dan raksasa Jerman Bayern Munich sempat melempar tawaran resmi untuk memboyong sang pemain. Tetapi, daya tarik Barcelona rupanya terlalu kuat bagi pemuda yang kini menginjak usia 25 tahun tersebut.
“Saya hanya ingin bermain untuk Barcelona dan menolak semua tawaran lain demi mewujudkan mimpi masa kecil mengenakan seragam biru merah ini,” tegas Anthony Gordon.
Kepindahan ini sekaligus menorehkan sejarah baru bagi hubungan bisnis kedua klub dalam kompetisi sepak bola Eropa. Anthony Gordon resmi menjadi pesepak bola pertama sepanjang sejarah yang melakukan transfer langsung dari Newcastle United menuju Barcelona. Singkatnya, fakta unik bermunculan mengiringi kedatangan sang pemain ke tanah Spanyol.
“Dia adalah pionir dalam hubungan transfer kami dan kami yakin sejarah baru ini akan membawa kesuksesan besar bagi masa depan klub,” pungkasnya.
Pemain kelahiran 24 Februari 2001 tersebut ternyata memiliki hari ulang tahun yang sama persis dengan pelatih barunya Hansi Flick. Keberadaan para pemain sebaya seperti Eric Garcia dalam skuad Barcelona bakal mempercepat proses adaptasi sang pemain. Lagipula, dia sudah terbiasa mendengar atmosfer klub Catalan dari beberapa mantan rekannya sewaktu bermain di Everton.
“Pengalaman bermain bersama mantan penggawa Barcelona di masa lalu akan membantu saya memahami standar tinggi yang dituntut oleh publik Catalan,” katanya. (BP/CHA).













