AMERIKA SERIKAT, Balipolitika.com– Masih ingat bagaimana Timnas Jerman mempermalukan tuan rumah Brazil di Piala Dunia 2014, Selasa, 8 Juli 2014 silam?
Di babak semifinal Piala Dunia FIFA 12 tahun silam di Stadion Mineirão, Belo Horizonte, Thomas Müller (11′), Miroslav Klose (23′), Toni Kroos (24′, 26′), Sami Khedira (29′), dan André Schürrle (69′, 79′) membungkam publik sang favorit juara yang diberikan gol hiburan di menit ke-90 lewat Oscar.
Pada laga perdana Grup E Piala Dunia 2026 di NRG Stadium, Houston, Amerika Serikat, Senin, 15 Juni 2026 dini hari Waktu Indonesia Tengah (Wita), anak asuh pelatih muda Julian Nagelsmann (23 Juli 1987, red) mengamuk lewat gol-gol dari Nico Schlotterbeck, penalti Kai Havertz, Jamal Musiala, Nathaniel Brown, Deniz Undav, dan kembali ditutup oleh Kai havert di menit ke-87.
Sejarah tercipta, setengah lusin lebih gol ini mengantarkan Die Mannschaft mencatatkan diri sebagai timnas tersubur sepanjang perhelatan Piala Dunia dengan membubuhkan 239 gol sementara.
Bukan tanpa perlawanan, Timnas Jerman sempat dibuat keteteran oleh tim debutan Curaçao usai Felix Nmecha menyarangkan gol cepat dari luar kotak pinalti di menit ke-6 usai menerima bola sodoran Florian Wirtz; yang dibalas oleh Livano Comenencia.
Skor 1-1, Die Mannschaft akhirnya memilih bermain agresif dan terus-menerus menekan pertahanan Curacao hingga menutup babak pertama dengan keunggulan 3-1.
Jerman bangkit merespons gol serangan balik Curacao dan berbuah gol pada menit ke-38 lewat tandukan Schlotterback ke gawang Room memanfaatkan umpan korner Nathaniel Brown.
Gol ke-3 Jerman di babak pertama lahir dari titi putih eksekusi dingin Kai Havertz usai Nmecha dijatuhkan Leandro Bacuna di kotak terlarang.
SUSUNAN PEMAIN
Jerman: Manuel Neuer; Nathaniel Brown, Nico Schlotterbeck, Jonathan Tah, Joshua Kimmich; Felix Nmecha, Aleksandar Pavlovic; Florian Wirtz, Jamal Musiala, Leroy Sane, Kai Havertz
Curacao: Eloy Room; Deveron Fonville, Armando Obispo, Riechedly Bazoer, Sherel Floranus; Leandro Bacuna, Livano Comenencia; Juninho Bacuna, Tahith Chong, Sontje Hansen; Jurgen Locadia. (bp/ken)










