GIANYAR, Balipolitika.com– Keluarga almarhum bayi NKAMP asal Banjar Kelusu, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar yang meninggal dunia di RSUD Sanjiwani Gianyar pada Rabu, 6 Agustus 2025, menyampaikan menerima dengan ikhlas kepergian almarhum sekaligus klarifikasi yang disampaikan RSUD Sanjiwani.
Pihak keluarga juga menegaskan bahwa prosedur penanganan yang dilakukan rumah sakit sudah sesuai dan tidak ada permasalahan yang tersisa.
Selain itu, pihak keluarga juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tenaga medis RSUD Sanjiwani Gianyar yang telah memberikan pelayanan dan penanganan medis hingga upaya terakhir.
“Kami sudah mendengar penjelasan Bapak Direktur, dr. Romy SpA, dan kasus ini sudah saya terima sebagai musibah dan mengikhlaskan kepergian almarhum. Prosedur rumah sakit juga sudah benar dan sudah clear buat saya,” ujar perwakilan keluarga.
Keluarga juga menyampaikan apresiasi atas itikad baik pihak RSUD Sanjiwani Gianyar, Dinas Kesehatan, yang datang untuk memberikan klarifikasi secara langsung.
Dalam Pertemuan keluarga almarhum NKAMP dengan pihak RSUD Sanjiwani turut hadir Wakil Ketua komisi IV DPRD Gianyar, Dewa Gede Agung Pastika dan Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Ni Made Ratnadi.
“Bapak direktur dan jajaran juga sudah bersedia datang seperti kemauan saya dan keluarga. Jadi untuk pertanggungjawaban sudah clear semua,” lanjutnya.
Sebagai penutup, pihak keluarga berharap RSUD Sanjiwani Gianyar dapat terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
“Semoga ke depannya RSUD Sanjiwani menjadi lebih baik dan menjadi kebanggaan masyarakat Gianyar,” tutup perwakilan keluarga. (bp/ken)












