KARANGASEM– Balipolitika.com- Gelombang arus balik wisatawan dan pekerja mulai memadati Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, Bali. Sejak Sabtu pagi hingga malam hari, area dermaga dipenuhi oleh antrean kendaraan yang hendak menyeberang menuju Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Data dari PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Padang Bai mencatatkan adanya kenaikan volume kendaraan sebesar 15 persen dibandingkan hari-hari biasa. Lonjakan ini didominasi oleh pengguna jalan yang telah menyelesaikan masa liburannya di Pulau Dewata serta warga yang bersiap kembali bekerja.
Dominasi Kendaraan Roda Dua Berdasarkan pantauan di lapangan, pergerakan didominasi oleh kendaraan roda dua atau sepeda motor yang datang secara bergelombang. Supervisi PT ASDP Padang Bai, Gede Sudiartawan, mengungkapkan bahwa puncak arus balik diperkirakan telah terjadi pada Sabtu kemarin seiring berakhirnya masa libur sekolah dan cuti bersama.
“Puncak arus balik memang terjadi pada hari Sabtu, mengingat masa libur telah usai. Kenaikannya mencapai 15 persen dari volume normal,” ujar Gede Sudiartawan.
Langkah Antisipasi Penumpukan Untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan yang lebih parah di area parkir dermaga, pihak ASDP telah menyiapkan sejumlah langkah strategis di antaranya, mengerahkan kapal-kapal dengan kapasitas muatan yang lebih besar. Selain itu, juga percepatan bongkar muat.
Salah seorang penumpang, Dewi Ratih, mengaku memilih pulang lebih awal untuk menghindari antrean yang lebih panjang, meskipun kepadatan sudah mulai terasa sejak memasuki area pelabuhan.
Meski terjadi lonjakan jumlah kendaraan yang cukup signifikan, situasi di dalam area Pelabuhan Padang Bai terpantau tetap aman dan terkendali. Petugas di lapangan terus bersiaga untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas menuju kapal. (yun)













