Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

Sastra Balipolitika

  • Sastra

    NEGERI BULAN MATI

    Ilustrasi: Gede Gunada   PERTEMPURAN kembali pecah. Rudal-rudal balistik antar benua diluncurkan untuk menghancurkan ibu kota. Misil berat dan ringan…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Wulan Dewi Saraswati

    Ilustrasi: Handy Saputra   MENEPI Tarot Mayor The Hermit Biarkan aku menjadi sunyi seperti kerang yang memilih terdampar usai perjalanan…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Dua Puluh Lima Persen

    Ilustrasi: Gede Gunada   WANGI aroma jeruk menyeruak seisi ruangan. AC yang tak pernah mati dari pagi buta (di setiap…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Agus Salim Jombang

    Ilustrasi: Ignatius Darmawan   Jas Merah Dimanakah jas merah Amanah Sang Proklamator Lusuhkah, kotorkah Atau kau tumpuk bersama cucian kotor…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Hadad Fauzi Musthofa

    Ilustrasi: Handy Saputra   Kau Hanya Meninggalkan Mata lebarmu hitam Yang mampu mengisi Sudut-sudutnya Meski, rerumputan tak lagi kau pijak…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Sulis Gingsul AS

    Ilustrasi: Sulis Gingsul AS   Pakaian Dalamku Dobel Sepi bersandar di sofa keren Jaket kucopot masih ada kemeja Kemeja kucopot…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Beti Novianti

    Ilustrasi: Gede Gunada   Auschwitz Di batas waktu Kita melangkah ke masa di mana angin meniupkan daun-daun ke selatan Membawa…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    PENARI ULAR

    Ilustrasi: Gede Gunada   Mulanya, Ranjit sempat ragu jika Fikar mau mengikuti jejaknya sebagai pawang ular. Ke empat kakaknya menolak…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    JONGGRING SALOKO

    Ilustrasi: Handy Saputra   “Ahhhh ….” Kuteriakkan pada punggung Mahameru di mana kaki hijau kuhentakkan dengan tergesa. Terpaku, berharap diberkati…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    PERCAKAPAN LUKA

    Ilustrasi: Gede Gunada   WARUNG KOPI itu masih sepi ketika aku datang. Mungkin karena baru buka. Kupilih bangku yang terlihat…

    Selengkapnya »
Back to top button

Konten dilindungi!