Rusmin Sopian
-
Cerpen
Budeng
“KAMU itu sudah terkena pelet sehingga tidak bisa melupakan perempuan penari itu.” Suara ayahnya menggelegar. Menghantam kuping Markudut, sang anak…
Selengkapnya » -
Sastra
Sujud Terakhir Sang Kepala Ganak
DI KAMPUNG KAMI, nama Matjago sungguh populer. Tak kalah populernya dengan para pesohor dan elite politik yang sering berdebat kusir…
Selengkapnya » -
Sastra
Penebuk
MALAM di Desa Lilot berubah menjadi sangat mencekam. Matahari selalu pamit dengan rasa waspada yang tak tertahankan. Jadwal mengaji anak-anak…
Selengkapnya »


