Cerpen Heri Haliling
-
Sastra
Kai Unggat “Bisnis”
CUIH! Ludah itu spontan meluncur dari mulut Kai Unggat. Kakek itu menggeleng menyaksikan genangan air hujan yang terkurung dalam lubang…
Selengkapnya » -
Cerpen
Jarah
Kamis siang, langit Kota Sine Qua Non pecah kaca. Hujan berhamburan. Desau desing campuran air dan gema. Luka dan melukai…
Selengkapnya » -
Sastra
Rayap Besi
LAUT malam beludru hitam tersobek ombak dan angin. Di kejauhan, lampu samar dari kapal tanker raksasa berpendar laksana lentera di…
Selengkapnya » -
Sastra
Mutasi Mutualisasi
DALAM ruangan guru dengan dinding bercat kusam dan sedikit retak oleh matahari yang masuk itu Pak Sanggah sedang membolak-balik buku…
Selengkapnya » -
Sastra
Sungai Yang Meminta Kedatangan
SEBUAH bendungan membelah sungai lebar nan panjang di samping pusat kota yang sarat dengan kecongkakan. Di atas bendungan adalah jalan…
Selengkapnya » -
Sastra
Perempuan Penggenggam Pasir
Pada pesisir kau temukan perbatasan. Menunduk dan lihatlah jejakmu di bawah. Pasir? Itu butiran dari buanamu, mampukah kau memilikinya? …
Selengkapnya »





