BALI, Balipolitika.com – Tiga orang terseret arus di Pantai Mengening, Desa Cemangi, Kecamatan Mengwi, Badung, Kamis (28/8). Peristiwa tersebut sekitar pukul 14.00 Wita.
Saksi mata menyebutkan, awalnya melihat dua orang terseret arus, sementara satu orang berteriak meminta pertolongan.
Ketika saksi mata mengambil jerigen (alat bantu pelampung darurat) dan akan melemparkannya, tiba-tiba ketiga orang korban tersebut sudah terombang-ambing di laut.
“Kendalanya hingga saat ini kami belum mengetahui identitas ketiga korban tersebut,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya.
Hasil komunikasi dengan unsur SAR dan keterangan saksi mata, bahwa beberapa barang milik korban, di antaranya sandal, tiga unit handphone, dua bungkus rokok, dan dua jaket atau sweater serta dua botol bekas minuman.
Sementara, Tim SAR gabungan yang terlibat pencarian ataupun warga setempat belum ada menerima laporan adanya keluarga yang kehilangan.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi dari Polairud Polres Badung pada pukul 15.40 Wita.
Setelah laporan, personel menuju lokasi kejadian. Perjalanan hingga tiba di lokasi memakan waktu cukup lama, mengingat kondisi lalu lintas yang padat.
Setibanya di Pantai Mengening, koordinator lapangan langsung berkoordinasi dan mencari informasi.
Tim SAR melakukan penyisiran sepanjang pantai untuk berupaya menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Search Rescue Unit (SRU) laut sudah di lokasi, namun tidak mungkin menurunkan rubber boat, karena kondisi pinggir-pinggir pantai berkarang bebatuan.
“Hingga malam ini kami sudah melakukan pencarian, namun hingga saat ini tapi belum memberikan hasil,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya.
Hari ini pun pencarian berlanjut untuk mencari ketiga korban. (BP/OKA)












