BALI, Balipolitika.com – Usai banjir bandang menghantam di Banjar, Buleleng, satu keluarga nyaris jadi korban jiwa. Hanya ayah yang selamat dalam peristiwa tragis ini.
Sementara ibu dan 2 anaknya menjadi korban jiwa. Mirisnya, anak pertama bernama Putu Wini masih belum ketemu jasadnya sampai saat ini.
Putu Wini juga terbawa arus banjir, dan sampai saat ini Tim SAR belum berhasil menemukan keberadaan gadis 17 tahun ini.
Wakil Gubernur Bali, Giri Prasta datang ke Buleleng untuk melihat korban banjir bandang. Pada kunjungan kemarin, Giri Prasta menyempatkan pula mampir ke kediaman keluarga Ketut Witana yang merupakan salah satu korban bencana banjir bandang.
Ia kehilangan istri dan dua anaknya, karena terseret derasnya arus air pada Jumat (6/3). Pada kesempatan itu, Giri Prasta mengucapkan turut prihatin dan menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya tiga orang korban.
“Kita semua juga berdoa agar tim dari Basarnas dan BPBD dapat segera menemukan satu korban lainnya yang masih dalam proses pencarian,” harapnya.
Dalam kunjungan ke rumah duka Ketut Witana, Giri Prasta bersama istri menyempatkan diri melihat secara langsung jasad istri dan anak Witana, yakni Komang Suci (44) dan Kadek Wahyu Gunawan (12) yang berada dalam freezer. Ia juga memberikan bantuan pribadi senilai Rp 50 juta untuk prosesi ngaben.
Menurut pihak keluarga, prosesi ngaben rencananya pada tanggal 25 Maret 2026, sembari menunggu jasad Putu Wini Lestari (17) ketemu.
“Kalaupun hingga hari terakhir pencarian jasad Putu Wini tidak ketemu, maka proses ngaben tetap pada tanggal 25 Maret,” ucap salah satu pihak keluarga Witana.
Berdasakan update pencarian hari ke enam, Tim SAR gabungan belum berhasil menemukan keberadaan Putu Wini Lestari.
Sehingga statusnya kini masih hilang. Putu Wini Lestari merupakan siswi kelas XII SMA Negeri 2 Banjar. Putu Wini aktif berorganisasi, sebab ia pernah menjabat sebagai Bendahara I OSIS SMAN 2 Banjar.
Kepala Sekolah SMAN 2 Banjar, Made Mahendra Eka Purusa mengatakan, Putu Wini adalah anak yang disiplin, supel, dan dalam berkegiatan selalu aktif. (BP/OKA)













