BALI, Balipolitika.com – Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah rumah di Lingkungan Padangkeling, Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng, Selasa (22/7).
Dua rumah ludes terbakar pada peristiwa itu. Beruntung kebakaran cepat tertangani, sehingga kobaran api tidak merembet ke rumah warga sekitar.
Informasinya, kebakaran karena televisi warga meledak akibat korsleting listrik. Kobaran api cepat membesar hingga membakar dua rumah.
Pelaksana tugas (Plt) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono menyebut kebakaran melanda dua rumah, yakni milik Kadek Suardika dan Ketut Widia.
Rumah itu berlokasi di Jalan Pulau Timor, Lingkungan Padangkeling, Kelurahan Banyuning. “Total ada 20 personel yang terlibat pemadaman, serta anggota TNI, Polri dan masyarakat sekitar membantu,” ucapnya.
Butuh waktu selama 1 jam 45 menit untuk menjinakkan kobaran api. Mengenai penyebab kebakaran, Kappa mengaku masih menunggu investigasi lebih lanjut.
“Penyebab pastinya masih penelusuran. Demikian pula dengan jumlah kerugian materiilnya. Walau demikian, peristiwa kebakaran ini tidak mengakibatkan korban jiwa ataupun luka-luka,” tegasnya.
Sementara Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Gede Juli mengungkapkan, peristiwa ini berawal pukul 12.30 Wita. Saat itu pemilik rumah bernama Kadek Suardika sedang menonton televisi di rumah.
Tak berselang lama, Suardika mendengar suara seperti kabel konslet dan tiba-tiba televisi mati. Sayangnya, pada saat itu Suardika tidak mencabut kabel listrik dan malah ke dapur.
“Kira-kira baru lima menit di dapur, Suardika mendengar suara ledakan dari ruang tamu. Dia segera menuju ke sumber suara dan mendapati televisinya meledak dan terbakar,” ungkapnya.
Dalam waktu singkat api menyambar ke meja dan barang-barang lain di ruang tamu. Dengan cepat api menyambar ke plafon dan seluruh ruangan. Karena hembusan angin cukup kencang, sehingga kobaran api menjalar ke rumah tetangga di sebelah barat, yang merupakan rumah milik korban Ketut Widia.
Kata Kompol Juli, pada saat kejadian Ketut Widia sedang bekerja. Dia ditelfon istrinya yang mengabarkan jika rumahnya kebakaran, sehingga dia bergegas pulang. Namun setibanya di rumah, kondisi rumah sudah ludes terbakar.
“Akibat kebakaran, seluruh isi rumah kedua korban tidak ada yang bisa selamat. Mengenai kerugian dari kedua rumah belum bisa terhitung,” tandasnya. (BP/OKA)













