DENPASAR, Balipolitika.com– Pasca ditetapkan oleh Ketua Bidang Industri, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP), Darmadi Durianto berdasarkan SK DPP PDIP sebagai Ketua DPD PDIP Provinsi Bali masa bakti 2025-2030 di Denpasar, Sabtu, 18 Oktober 2025, Wayan Koster langsung mengumumkan susunan lengkap Pengurus DPD PDIP Bali masa bakti 2025–2030.
Dari 21 orang pengurus yang diumumkan, terdapat satu nama mencolok di posisi Wakil Ketua Bidang Industri, Perdagangan, BUMN, Investasi, Koperasi, dan UMKM, yakni Ni Nengah Sariniasih.
Siapakah sosok Ni Nengah Sariniasih yang tampak “bersinar” dan namanya “meroket” dalam Konferensi Daerah (Konferda) DPD PDI Perjuangan Bali dan Konferensi Cabang (Konfercab) DPC PDI Perjuangan Bali di di Sunset Road Convention Centre, Denpasar, Sabtu 18 Oktober 2025?
Akrab disapa Sahrini, Ni Nengah Sariniasih mengantongi Kartu Tanda Anggota PDI Perjuangan bernomor 51.02.03.2001.190779.0448 yang diterbitkan pada 8 September 2015 oleh Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan dan ditandatangani Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
Sahrini berasal dari Banjar Dinas Nyuh Gading, Desa Mundeh, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan dan aktif sebagai Ketua TP PKK Desa Mundeh, Bunda PAUD Desa Mundeh, TP Posyandu Desa Mundeh, Ketua WHDI Desa Mundeh, dan Duta Sampah Berbasis Sumber Desa Mundeh.
Sebelum menduduki jabatan strategis sebagai Wakil Ketua Bidang Industri, Perdagangan, BUMN, Investasi, Koperasi, dan UMKM DPD PDIP Bali, kepada Redaksi Balipolitika.com, Sahrini menyebut pernah dipercaya duduk di kepengurusan DPC PDIP Tabanan bidang perlindungan perempuan dan anak.
“Tiang dari tahun 2015 sampai sekarang jadi kader di DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan. Tahun 2019 pas Pileg (Pemilu Legislatif, red), tiang dicalonkan, tapi tiang mundur karena (suami) sudah direncanakan jadi calon perbekel. Kebetulan waktu itu juga tiang kebetulan lagi krodit-kroditnya ngurus mertua sakit. Jadi tiang mengundurkan diri jadi calon dan memilih mendampingi suami sebagai perbekel. Sekarang kembali ditarik oleh Pak Gubernur dan Pak Bupati Tabanan untuk jadi pengurus di DPD PDIP Bali. Tiang juga serba salah menolak karena masih selaku kader perempuan untuk Selemadeg Barat dan sekarang ditarik ke provinsi,” ucap Sahrini dikonfirmasi, Minggu, 19 Oktober 2025.
“Kemarin mendadak ditelepon sama Pak Gubernur dan Pak Bupati Tabanan kalau tiang harus ikut di DPD (DPD PDIP Bali, red). Ya, mau gimana lagi. Kita jalani saja sesuai kemampuan tiang,” imbuh sosok pemilik akun media sosial Sahrini Asih itu.
Disinggung soal posisi strategis di DPD PDIP Bali dan otomatis membuka peluang menjadi calon legislatif (caleg) tingkat DPRD Tabanan maupun DPRD Bali Dapil Tabanan di Pileg 2029 atau Pileg 2031 mendatang, Sahrini mengaku tidak terlalu berharap posisi sebagai wakil rakyat.
“He. Nggak usah berharap, santai manten. Kalau tiang sudah terkenal satu-satunya ibu perbekel teraktif di Kabupaten Tabanan dan Selemadeg Barat. Di sela-sela kesibukan tiang, tiang selalu sempat mengunjungi masyarakat menyerap aspirasi terkait keluhan-keluhan warga titiang di bawah. Kanggeang ngayah, ngabdi,” cetus istri Perbekel Desa Mundeh, I Nyoman Sukayasa itu.
Sahrini tak menampik banyak pihak yang terkejut karena dirinya dipercaya duduk sebagai Pengurus DPD PDIP Bali.
“Tiang lakoni saja dulu. Kemarin (Sabtu, 18 Oktober 2025, red), semua pengurus DPC tidak menyangka tiang ditarik jadi kader ke DPD. Tapi jujur nggih, jabatan niki sebenarnya tidak nyambung dengan tiang. Kalau tiang cocoknya di bidang pemberdayaan, perlindungan perempuan dan anak karena tiang punya jiwa sosial yang cukup dibanggakan di kalangan masyarakat,” pungkas Srikandi PDIP enerjik dan berparas cantik berusia 46 tahun itu.
“Dumun waktu di DPC nike jabatan tiang di bidang perlindungan perempuan dan anak. Apalagi sekarang TP PKK desa jadi bunda PAUD dan jadi pembina ibu PKK. Astungkara tiang selalu bisa berbuat semampu tiang dengan tulus dan ikhlas,” tutup Sahrini yang memiliki hobi di bidang tarik suara itu.
Berikut susunan lengkap pengurus DPD PDIP Bali masa bakti 2025–2030
Ketua
Wayan Koster
Bidang Internal
Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai: Tjokorda Gede Agung
Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif: I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan
Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi: I Made Supartha
Wakil Ketua Bidang Keanggotaan, Organisasi, dan Sumber Daya: Putu Gede Pebrianta
Bidang Pemerintahan
Wakil Ketua Bidang Politik dan Reformasi Sistem Hukum Nasional: I Nyoman Budiutama
Wakil Ketua Bidang Pemerintah, Otonomi Daerah, Kebijakan Publik, dan Reformasi Birokrasi: I Nyoman Sutjidra
Wakil Ketua Bidang Perekonomian, Kebudayaan, dan Pendidikan: I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi Wedastra
Bidang Kerakyatan
Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan Perempuan dan Anak: Anak Agung Istri Paramitha Dewi
Wakil Ketua Bidang Industri, Perdagangan, BUMN, Investasi, Koperasi, dan UMKM: Ni Nengah Sariniasih
Wakil Ketua Bidang Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial: I Ketut Sugiasa
Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga: Putu Diah Pradnya Maharani
Wakil Ketua Bidang Agama dan Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa: I Wayan Arta Dipa
Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital: Pande Agus Purnama Wiguna
Wakil Ketua Bidang Pertanian, Pangan, Kehutanan, Lingkungan Hidup, serta Perikanan: Ni Made Usmantari
Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi: Putu Candra Riantama
Sekretariat dan Keuangan
Sekretaris: I Gusti Ngurah Jaya Negara
Wakil Sekretaris Bidang Internal: Ida Bagus Made Kresna Dana
Wakil Sekretaris Bidang Program: Ni Nengah Dwi Madyayani
Bendahara: I Dewa Made Mahayadnya
Wakil Bendahara: Ni Putu Cintya Indraningsih
Kepala Badan
Kepala Badan Saksi Pemilu Nasional: Putu Wahyu Widyantana
Kepala Badan Pemenangan Pemilu Umum: I Kadek Setyawan
Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan: I Gede Kusuma Putra
Kepala Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat: I Gusti Agung Dian Hendrawan
Kepala Badan Penanggulangan Bencana: I Wayan Bawa
Kepala Badan Kebudayaan Nasional: I Nyoman Suwirta
Kepala Badan Pemberdayaan Ekonomi dan Kerakyatan: Putu Gede Wiwin Guna Wasika.
Diberitakan sebelumnya, dengan kepengurusan baru ini, Wayan Koster menegaskan PDIP Bali siap menghadapi agenda besar politik ke depan, termasuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2029 serta konsolidasi partai hingga tingkat akar rumput.
“Kita akan bekerja lebih solid, disiplin, dan gotong royong sesuai dengan jati diri partai,” tegas Koster. (bp/ken)













