BADUNG, Balipolitika.com– Tak cukup sekadar monumen, Pemerintah Kabupaten Badung kini membangun proyek Museum Taman Perdamaian Bali Rp131.105.658.871 atau Rp131,1 miliar lebih untuk mengenang tragedi mengerikan Bom Bali 2022 yang menewaskan 202 korban jiwa dan 209 orang luka-luka.
Museum Taman Perdamaian Bali bernilai super fantastis itu digarap oleh PT Bianglala Bali di mana berdasarkan data laman LPSE Badung, paket proyek dengan kode RUP 66107821 tersebut menggunakan sumber dana APBD 2026 dengan nilai pagu mencapai Rp145.739.876.000 (Rp145,7 miliar) dan harga perkiraan sendiri (HPS) tercatat sebesar Rp133.791.802.655,00 (Rp133,79 miliar).
Pekerjaan konstruksi dengan nama tender “Belanja Pembangunan Museum Taman Perdamaian Bali” oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung selanjutnya ditawar PT Bianglala Bali, Jalan Gunung Andakasa No. 2X, Padangsambian, Denpasar Barat dengan harga penawaran Rp131.155.966.300,00 hingga muncul harga terkoreksi Rp131.155.966.300,00 plus harga negosiasi Rp131.105.658.871,87.
Senada dengan nilai museum yang super fantastis, harga pengawasan proyek ini pun bikin geleng-geleng kepala.
Tender “Belanja Pengawasan Pembangunan Museum Taman Perdamaian Bali” untuk jenis pengadaan jasa konsultansi badan usaha konstruksi ditawarkan dengan Pagu Rp1.384.234.000 dan HPS Rp 1.383.312.820,26 oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung.
Adapun pemenang tender pengawasan proyek Pembangunan Museum Taman Perdamaian Bali ini adalah PT Demensi Ronakon, alamat Kompleks Perkantoran Grand Palace Blok K., No. 11 lantai 1, Jalan Pasar Minggu km 16 Jakarta Selatan, DKI Jakarta.
PT Demensi Ronakon mengajukan harga penawaran Rp1.372.350.349,26, harga terkoreksi Rp1.372.350.349,26, dan harga negosiasi Rp1.372.350.349,26.
PT Demensi Ronakon mengungguli peserta tender lainnya, yakni PT Gaharu Sempana, PT Cipta Multi Kreasi, PT Demensi Ronakon, Primega Saniyya Lestari, PT Manggala Karya Bangun Sarana, PT Wiswakarma Consulindo, PT Dana Sularsa Cipta, CV Kusuma Makmur, PT Darnasraya Mitra Amerta, Andy Wijaya Musthofa, PT Narada Karya, PT Mitra Tri Sakti, CV Jaya Desain, CV Cipta Asri Disain, dan PT Rama Yoga Utama.
Sesuai papan pengumuman di lokasi proyek diketahui pekerjaan Belanja Pembangunan Museum Taman Perdamaian Bali ini bernomor SPK: 400.6.2/2059/DISHUB tertanggal 21 April 2026 bernilai Rp131.105.658.871 dengan jangka waktu pelaksanaan 240 hari kalender.
Dalam proyek bernilai fantastis ini, PT Bianglala Bali selaku kontraktor pelaksana, PT Demensi Ronakon KSO CV. Bina Bwana Wisesa selaku konsultan pengawas, dan PT Tata Rancana Hijau sebagai konsultan perencana.
Kepala Dinas Kebudayaan Badung, I Gede Sukadana mengatakan Museum Taman Perdamaian Bali di Kuta bernilai super fantastis, yakni Rp131,1 miliar lebih bukan sekadar bangunan, melainkan monumen hidup yang merangkum tiga dimensi sekaligus, yakni kenangan, edukasi, dan harapan.
“Museum ini bukan sekadar bangunan. la adalah monumen hidup yang merangkum tiga dimensi sekaligus, yakni kenangan, edukasi, dan harapan,” ujar I Gede Sukadana.
Anggaran super fantastis, yakni Rp131,1 miliar akan menopang museum dirancang sebagai fasilitas terintegrasi yang memadukan fungsi sejarah, pendidikan, dan ruang publik modern.
Museum Taman Perdamaian Bali ini akan dilengkapi ruang pamer, ruang koleksi, ruang edukasi audio visual, ruang pertemuan, ruang terbuka hijau, hingga parkir basement dua lantai. (bp/ken)










