esai
-
Esai
Kesadaran yang Salah, Membuat Manusia Menderita
ORANG BILANG, ikan sangat menyukai air, tapi air malah merebus ikan. Seperti paradoks Zen, kalimat ini menyodorkan lanskap berpikir yang…
Selengkapnya » -
Esai
Membaca Ulang Surat-Surat Kartini di Bawah Tumpukan Kebaya
Tanggal 21 April, nyaris tiap tahun, sekolah-sekolah di Indonesia menjelma panggung kontes kostum etnik. Anak-anak perempuan mengenakan kebaya, rambut disanggul,…
Selengkapnya » -
Esai
Judol-Pinjol Bhutakala Era Baru yang Menjerat, Refleksi Nyepi 2025
SEMBARI menunggu pawai ogoh-ogoh, sehari jelang Nyepi di Titik Nol Ubud yang dikerumuni turis asing, nampak beberapa anak muda Bali berpakaian…
Selengkapnya » -
Esai
Peluang Sukses di STMCK: Sekolah Tinggi Manajemen Calon Koruptor
SETELAH menyelesaikan fase SMA dengan selamat, saya dihadapkan pada teka-teki klasik yang menyerang setiap lulusan muda: ke mana kaki ini…
Selengkapnya » -
Esai
Kafe sebagai Agora yang Hilang: Ritual Nongkrong dan Krisis Diskursus
SORE yang cerah di sudut kota. Seorang mahasiswa mengetuk-ngetukkan sendok ke gelas kopinya, sementara teman-temannya sibuk dengan layar ponsel. Asap…
Selengkapnya » -
Sastra
Militer, Korupsi, dan Pertaruhan di Republik Karang Kadempel (RK2)
“Power tends to corrupt, and absolute power corrupts absolutely.” – Lord Acton Republik Karang Kadempel (RK2) adalah negeri dengan…
Selengkapnya » -
Esai
Nyepi, Puasa, dan Car Free Day
“Kamu tidur dengan Pekak saja malam ini. Besok ada Nyepi?” “Nyepi itu apa?” “Orang tak boleh ke luar ke jalan.”…
Selengkapnya » -
Esai
Apabila Guru Tergantikan AI: Akankah Kemanusiaan Tetap Bertahan
DI ABAD yang dipenuhi algoritma ini, pertanyaan tentang peran guru dalam lanskap pendidikan yang dikepung oleh kecerdasan buatan (AI) semakin…
Selengkapnya » -
Sastra
Perampasan Tanah, Absennya Perampasan Aset, dan Kenangan Hukum yang Luka
“Pak kenapa ya sekarang ini perampasan tanah dan lahan semakin sering dilakukan aparatus negara? Kenapa bukan perampasan aset para koruptor…
Selengkapnya »









