Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

esai

  • Esai

    Pohon Peradaban, Peradaban Pohon

    POHON memegang peran mahapenting dalam ekosistem dunia. Selain menyediakan oksigen, dalam skala luas, pohon merupakan tokoh utama yang merawat iklim…

  • Esai

    Menafsir Ulang Pilar yang Retak

    SETIAP kali tanggal 1 Juni datang, Indonesia kembali memanggil ingatan kolektifnya untuk menengok pidato Soekarno pada sidang BPUPKI tahun 1945—pidato…

  • Esai

    Mengapa Sastra Lebih Penting dari yang Kita Kira?

    Sapardi Djoko Damono, sastrawan dan kritikus sastra kenamaan Indonesia, pernah menyatakan bahwa “Sastra adalah cara yang paling halus untuk memahami…

  • Esai

    Lelaki Korea dalam Bayang-bayang Realitas Sosial

    DALAM “Simulacra and Simulation”, Jean Baudrillard menyatakan bahwa dalam masyarakat pascamodern, representasi bisa melampaui kenyataan dan bahkan menggantikannya. Apa yang…

  • Esai

    Tujuh Orang Baca Buku di Hari Baca Nasional Swiss

    RABU, 21 Mei 2025 merupakan Hari Baca Nasional di Swiss (Schweizer Vorlese tag). Tradisi baca di Eropa sudah tua, tapi…

  • Esai

    Otak Manusia Tidak Dirancang untuk Mencari Kebenaran

    JIKA sejarah adalah museum gagasan, maka salah satu artefak paling purba di dalamnya adalah hasrat manusia akan “kebenaran”—bukan sebagai fakta…

  • Esai

    Generasi yang Tak Punya Nyali Bertanya

    DI NEGERI yang menjunjung tinggi slogan “membaca adalah jendela dunia”, kita seringkali lupa bahwa tak semua anak dilahirkan di rumah…

  • Esai

    Vonis bagi “Perampok” Lahan Adat

    PRIVATISASI lahan adat menjadi persoalan yang mengkhawatirkan bagi Bali. Seiring derasnya kucuran kapital—terutama yang digandeng pariwisata—narasi tentang ruang publik (baca:…

  • Esai

    Mengapa Manusia Modern Selalu Merasa Hampa? 

        DI TENGAH kemajuan teknologi dan akses informasi yang melimpah paradoks justru muncul: banyak manusia modern merasa hampa. Paradoks…

  • Esai

    Media Sosial Berpotensi Besar Menggerus Intelektual Generasi Bangsa

    DI SEBUAH dunia yang berisik oleh notifikasi, ada keheningan yang hilang—hening yang dulu melahirkan filsuf, penyair, dan penemu. Kini, layar-layar…

Back to top button

Konten dilindungi!