JAKARTA, Balipolitika.com- Media Vietnam menyindir persiapan matang tim nasional Indonesia menjelang turnamen bergengsi ASEAN Championship 2026. Juru taktik John Herdman memilih fokus penuh pada setiap pertandingan fase grup tanpa bersikap jemawa. Langkah realistis tersebut memicu reaksi keras dari publik sepak bola negara tetangga baru-baru ini.
“Kalau proses dan mentalitas benar, hasil akan mengikuti,” kata John Herdman pada Jumat di Stadion Madya Gelora Bung Karno.
Pelatih asal Kanada tersebut hanya ingin memikirkan laga perdana melawan tim nasional Kamboja. Skuad Garuda siap menurunkan barisan pemain lokal terbaik hasil seleksi ketat bulan Juni lalu. Komposisi pemain lokal ini bakal menjadi kekuatan utama dalam mengarungi kompetisi tingkat Asia Tenggara.
“Lawan pertama siapa? Kamboja. Itu saja fokus kami. Lawan Kamboja, kami bertarung dan menang,” ujar John Herdman.
Herdman secara tegas menolak berbicara mengenai target juara demi menjaga mentalitas bertanding anak asuhnya. Pernyataan rendah hati tersebut justru mendapat tanggapan miring dari media lokal asal Vietnam, Soha.vn. Mereka mengklaim bahwa pelatih tim nasional Indonesia merasa ragu bisa mengalahkan skuad The Golden Star.
“Lalu laga berikutnya, saya tidak mau bicara soal kami harus juara,” kata John Herdman lagi.
Publik sepak bola Vietnam kini merasa sangat percaya diri bisa meredam agresivitas pasukan Garuda. Surat kabar lokal mereka menilai bahwa John Herdman tidak yakin dengan kemampuan skuad asuhannya sendiri. Penilaian sepihak tersebut muncul setelah membaca rilis wawancara sang pelatih kepada awak media massa.
“Tampaknya bahkan pelatih Indonesia pun tidak yakin dengan kemampuan timnya untuk menang melawan Vietnam,” tulis Soha.vn.
Pihak lawan menganggap tim nasional Indonesia menaruh rasa takut yang besar kepada kekuatan baru Vietnam. Surat kabar musuh mengeklaim bahwa John Herdman hanya berani menargetkan poin penuh saat bersua Kamboja. Narasi provokatif tersebut terus bergulir guna membakar semangat juang para pendukung tim nasional mereka.
“Pelatih John Herdman menyatakan bahwa ia harus menang melawan Kamboja di pertandingan pembuka, tetapi tidak saat melawan Vietnam,” imbuh mereka.
Media Vietnam merasa bahwa tim nasional mereka telah berhasil keluar dari masa suram masa lalu. Mereka menilai kebangkitan tersebut berkat tangan dingin pelatih kepala yang baru bernama Kim Sang-sik. Pasukan bintang emas perlahan mulai menemukan kembali bentuk permainan terbaik setelah sempat terpuruk cukup lama.
“Berdasarkan pernyataan itu, tampaknya pelatih John Herdman sendiri tidak terlalu yakin bisa menang melawan Vietnam di fase grup Piala AFF 2026,” lanjut Soha.vn.
Kubu lawan selalu membanggakan hasil positif saat kedua tim bertemu pada kompetisi edisi sebelumnya. Pertandingan di Stadion Viet Tri menjadi titik balik penting bagi kebangkitan mental bertanding skuad mereka. Gol tunggal dari penyerang Nguyen Quang Hai sukses menghentikan dominasi panjang dari tim nasional Indonesia.
“Titik balik terjadi di Piala AFF 2024 dalam pertandingan penting di Stadion Viet Tri,” tulis Soha.vn melanjutkan.
Kemenangan tipis tersebut memberikan dampak psikologis yang sangat besar bagi perkembangan performa tim lawan. Mereka kini merasa jauh lebih kuat karena mendapat suntikan tenaga dari para pemain naturalisasi. Kehadiran amunisi baru asal Brasil diyakini bakal menyulitkan langkah Indonesia dalam memburu kemenangan.
“Di bawah asuhan pelatih Kim Sang-sik, mengalahkan Indonesia satu kosong berkat gol dari Nguyen Quang Hai,” tambah media tersebut.
Dua pemain naturalisasi bernama Xuan Son dan Hoang Hen siap menjadi senjata utama lini serang. Tantangan berat ini justru melecut motivasi tinggi bagi skuad lokal Indonesia untuk membuktikan kemampuan. Persaingan ketat di grup A dipastikan bakal menyajikan tontonan sepak bola yang sangat menarik.
“Kemenangan ini tidak hanya mengakhir rentetan tiga kekalahan beruntun Vietnam melawan rival abadi mereka,” ulas Soha.vn.
Manajemen tim nasional Indonesia tetap tenang dalam menanggapi segala bentuk psywar dari media asing. Fokus utama para pemain adalah menjalankan instruksi strategi dari John Herdman secara disiplin dan maksimal. Seluruh pencinta sepak bola tanah air siap mengawal perjuangan Garuda meraih prestasi tertinggi musim ini.
“Akan tetapi juga memberikan dorongan moral yang signifikan bagi seluruh tim. Dibandingkan dengan tahun 2024, tim Vietnam saat ini bisa jadi lebih kuat dengan kombinasi duo naturalisasi Xuan Son dan Hoang Hen,” pungkas Soha.vn. (BP/CHA).










