Esai
-
Ritual Suci di Trotoar Kota
“Kehidupan yang tercerahkan bukan tentang melakukan hal-hal luar biasa, melainkan tentang melakukan hal-hal biasa dengan kesadaran yang luar biasa.” …
-
PENARIKAN BUKU PANJI SUKMA: Moralitas Penerbit atau Pemberangusan Karya?
HINGGA saat ini, Panji Sukma Brojodiningrat belum dinyatakan bersalah oleh pengadilan. Dalam pandangan saya, cara terbaik untuk berempati dan mendukung korban…
-
Kali Yuga Sangharsha: Di Antara Cahaya Kunang-Kunang dan Kegelapan Zaman
SENIN MALAM, 30 MARET 2026. Di sebuah ruang yang sederhana namun sarat makna—Padepokan Bocah Angon, kediaman Dadang Wahyu Saputra di…
-
Tersesat Dalam Hologram Kafka
BUKU “Dalam Hologram Kafka” (KPG, 2025) karya Triyanto Triwikromo merupakan salah satu upaya paling serius dan ambisius dalam sastra Indonesia…
-
Pemimpin Bali Modern Gagal Menjaga Warisan Terbesar Bali
DI BALI, pertanian sawah dan Subak bukan sekadar cara bercocok tanam, melainkan manifestasi dari “political will” penguasa sejak era awal terbentuknya…
-
Tadarus Warna, Tubuh, dan Kata
SAYA selalu percaya bahwa seni bukan sekadar peristiwa estetika, melainkan peristiwa batin. Ia tidak berhenti pada apa yang tampak di permukaan,…
-
Di Bawah Langit yang Sama
SORE ITU, langit Madiun berwarna jingga lembut. Matahari belum sepenuhnya tenggelam, tetapi cahaya yang memantul dari aspal Jalan Panglima Sudirman…
-
Topeng Dylan, Baja Hemingway, dan Cahaya Tagore
The wound is the place where the Light enters you (Jalaluddin Rumi) Panggung Tiga Maestro Ibaratkan dunia yang kita…
-
Tentang Pendidikan yang Terlalu Lama Bersantai
PADA ghalibnnya, pagi hari di ruang-ruang kelas Indonesia sering dimulai dengan suasana yang tampak biasa. Buku pelajaran yang asing di…
-
Kabut, Kata, dan Keberanian Dwi Aji Prajoko dalam Memelihara Nurani
MALAM JUMAT, 6 Maret 2026, selepas solat tarawih, sebuah guest house bernama Omahkoe di Kota Madiun berubah menjadi ruang percakapan…









