Cerpen
-
Titah dari Langit
JELAS ini bukan salahku. pemecatan Dian sebagai kepala HRD di perusahan ini semata-mata karena kesalahannya. Dia tidak mengikuti aturan yang…
-
Lelaki dalam Cangkang
ANGIN berdesir pelan di sela jendela kayu yang catnya mulai mengelupas. Di sudut ruangan yang remang, seorang lelaki duduk terpaku memandang…
-
Rayap Besi
LAUT malam beludru hitam tersobek ombak dan angin. Di kejauhan, lampu samar dari kapal tanker raksasa berpendar laksana lentera di…
-
Si Tua Buyung yang Lupa Cara Berdakwah
BUYUNG meluncur ke luar masjid ketika orang-orang miskin di kampung itu masih terlelap dalam mimpi. Langit selepas subuh berwarna biru…
-
Bersama Bung Chairil
“Biar peluru menembus kulitku Aku tetap meradang menerjang Luka dan bisa kubawa berlari berlari Hingga hilang pedih perih” Chorus (AKU,…
-
Dua Porsi Soto Dingin Seperti Gerimis Pagi Hari
Pagi ini, dengan setumpuk berkas revisi laporan audit yang belum aku selesaikan semalam, seperti biasa aku duduk memesan dua porsi…
-
DILARANG MENCINTAI BUNGA
“DILARANG MENCINTAI BUNGA” begitu tulisan larangan yang terpampang di depan kelas. Banyak yang tidak tahu maksudnya apa. Mahasiswa yang sedari…
-
Mutasi Mutualisasi
DALAM ruangan guru dengan dinding bercat kusam dan sedikit retak oleh matahari yang masuk itu Pak Sanggah sedang membolak-balik buku…
-
Aryati dan Cerita Seorang Pelacur
USIANYA kisaran 50 tahunan, memiliki rambut panjang sepunggung yang seluruhnya memutih, dan tak terawat. Aryati dulunya dikenal sebagai seorang guru sekolah…
-
Ke Mana Fortuner Itu Melaju
BUKAN hanya kabar burung. Gaya kepala dinas baru mengenai kebiasaan yang dilakoninya. Desas desus para staf di ruang rapat pagi…









