Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

Cerpen

  • SENJA UNTUK LIE

    BANDARA selalu punya cara sendiri untuk mempermainkan waktu. Detik terasa lebih panjang, napas menjadi lebih berat, dan setiap langkah orang…

  • PUKUL SETENGAH EMPAT

    AKU mengenal Raras seperti seseorang yang mengenal bayangannya sendiri. Bayangan yang hadir karena cahaya dan hilang karena gelap. Ia selalu…

  • BERBISIK LALU MERAUNG

    APAKAH mungkin pohon mampu membunuh manusia? Apakah mungkin ada pohon yang jahat? Tentu pohon tidak bisa bergerak, kecuali diganggu angin,…

  • Bibirku Telah Kering Menunggu Bibirmu

           RECHA mengadu pada kekasihnya dari jarak jauh disaksikan pohon-pohon. Saya mohon, kirimkanlah nafasmu untuk saya yang terengah-engah di sini menunggumu.…

  • TUMBAL

    SEBELUM aku melepaskan pakaian sekolah dari tubuhku, bapak tiba-tiba muncul dari dapur. Tangan kanannya menggenggam sebuah sabit berkilau dan dua…

  • KAKEK PENJUAL BUNGA

    PAGI selalu datang terlalu lambat bagi orang-orang yang menunggu sesuatu yang tak pasti. Kakek bangun bukan karena matahari, melainkan karena…

  • Di Ujung Labirin

    TAHUN 2050 yang hibrid. Di sebuah galeri seni di Zurich, Swiss, masa lalu hadir membawa getar melankoli yang mewah. Carisa Putri…

  • Ia Pergi Sebelum Bilasan Terakhir

    KRESEK warna hitam ukuran sedang berada di tangan kirimu. Kau pegang dengan kuat. sementara tangan kananmu memegang totebag ukuran sedang…

  • Sutasoma di Kaki Putra Dewi Winata

    AKU menuliskan kalimat ini pada suatu tengah malam di atas lembar-lembar daun tal. Kalimat yang tercetus setelah Mpu Bahula menjengukku lewat…

  • Mbak Erna

    DALAM keluarganya, Mbak Erna adalah anak pertama dari empat bersaudara. Ketiga adiknya laki-laki; adik kedua kelas XII yang hampir lulus,…

Back to top button

Konten dilindungi!