Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

Cerpen

  • GURU SPIRITUAL

    ANAK-ANAK membuat sebuah api unggun ketika hari mulai gelap dan udara dingin bergerak dari lautan. Pohon cemara di atas mereka…

  • PENGIYOK

    LELAKI berambut gondrong itu sering dipanggil pengiyok. Entah sejak kapan penamaan itu melekat pada dirinya. Kondisinya yang acak-acakan semakin mengesahkan…

  • Merantau Kedua

    TIGA TAHUN setelah aku berhenti kuliah di universitas, aku ke Jakarta. Kali ini bersama ibuku. Rencananya ibuku dengan saudara-saudaranya akan…

  • LELAKI YANG MEMINTAL BAYANGAN

    KOTA itu dipenuhi wajah-wajah yang lupa cara menatap. Orang-orang berjalan terburu-buru di trotoar, memegang telepon genggam seperti jimat kecil yang…

  • KAMAR NOMOR 13

    HOTEL tua itu berdiri di ujung kota seperti seseorang yang terlalu lama menyimpan rahasia. Bangunannya tinggi, bercat krem pucat yang…

  • Ia Menulis Obituarinya Sendiri 

    LAMPU monitor memantul pucat di wajah Sarma. Di kamar sempit, di bagian belakang rumah dengan jendela menghadap ke dapur dan…

  • SOLOIS DI KOTA MANEKIN

    Dan jika kamu menatap cukup lama ke dalam jurang maut, jurang maut itu juga akan menatap balik ke dalam dirimu.…

  • PEREMPUAN YANG MENENUN HUJAN

    TERMINAL itu seperti tubuh tua yang dipaksa tetap terjaga. Ia bernapas lewat deru mesin bus yang tidak pernah benar-benar diam,…

  • SEPEDA TUA KAKEK

    KAKEK itu tidak pernah menyebut usianya. Orang-orang kampung hanya tahu, ia sudah ada sebelum jalan di depan rumahnya diaspal, sebelum…

  • Ibu di Persimpangan Waktu

    SERPIHAN mentari pagi menyembul dari punggung timur, beberapa kilatan sinar berani menembus tirai tipis jendela. Ia merayap pelan ke ranjangku…

Back to top button

Konten dilindungi!