Balipolitika.com- Belgia gulung USA 4-1. Pemain andalan mereka Folarin Balogun yang menuai kontroversi ternyata tidak ber impact apapun. tuan rumah kandas di hadapa publik mereka sendiri.
Ambisi besar Timnas Amerika Serikat melangkah jauh pada Piala Dunia 2026 runtuh berkeping-keping. Mereka kalah telak. Pertandingan lanjutan babak 16 besar ini digelar resmi di Stadion Seattle, Amerika Serikat, Selasa (7/7) pagi WIB. Hasil ini membuat pendukung tuan rumah mendadak senyap.
Kemenangan meyakinkan 4-1 tersebut resmi mengantarkan skuad asuhan Domenico Tedesco melaju ke babak perempat final. Spanyol sudah menanti mereka. Duel perebutan tiket semifinal bakal tersaji di Los Angeles Stadium, Sabtu (11/7) mendatang.
Efektivitas serangan balik mematikan Setan Merah benar-benar menjadi momok mengerikan. Penjaga gawang Amerika Serikat, Matt Freese, terpaksa bekerja keras sejak menit pertama. Dia berulang kali jatuh bangun demi menghalau sepakan jarak dekat Leandro Trossard.
Petaka tuan rumah bermula pada menit kesembilan. Gol bersarang akibat kegagalan antisipasi bola muntah lini belakang. Charles De Ketelaere memanfaatkan kemelut depan gawang, mengubah papan skor menjadi 1-0.
Amerika Serikat sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-31. Pendukung bersorak. Malik Tillman mencetak gol penyeimbang melalui skema tendangan bebas.
Bola sepakan Tillman membentur keras badan Hans Vanaken. Hal itu mengecoh Thibaut Courtois sebelum akhirnya menggetarkan jala gawang Belgia. Skor sempat sama kuat 1-1.
Tetapi, kegembiraan publik Seattle hanya bertahan 60 detik saja. Sangat instan. Sundulan mematikan De Ketelaere memanfaatkan umpan silang Trossard kembali membawa Belgia memimpin 2-1. Kedudukan ini bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, jalannya pertandingan semakin sengit. Masuknya Giovanni Reyna sempat menghidupkan kreativitas serangan anak asuh berjuluk The Stars & Stripes tersebut. Mereka mencoba menekan.
Sebaliknya, petaka justru kembali hadir bagi tuan rumah pada menit ke-57. Kesalahan fatal dilakukan Matt Freese jauh di luar kotak penalti. Blunder berdarah.
Hans Vanaken merebut penguasaan bola dari kaki sang kiper. Dengan tenang, dia melepaskan tembakan mudah menuju gawang kosong, mengubah kedudukan menjadi 3-1.
Penderitaan Amerika Serikat semakin lengkap dua menit berselang. Kapten tim Christian Pulisic terpaksa keluar lapangan. Dia mengalami cedera otot paha parah pada menit ke-59. Kehilangan besar bagi tim.
Selanjutnya, perubahan strategi dilakukan oleh kubu Setan Merah demi menjaga ritme. Masuknya tenaga baru seperti Jeremy Doku dan Romelu Lukaku membuat intensitas serangan mereka tetap terjaga.
Thibaut Courtois juga tampil luar biasa di bawah mistar gawang Belgia. Dia melakukan dua penyelamatan krusial pada sisa waktu normal guna mementahkan peluang emas tuan rumah. Gawangnya aman.
Pada akhirnya, Romelu Lukaku mengunci kemenangan Belgia menjadi 4-1. Gol lahir melalui skema serangan balik cepat memanfaatkan umpan matang Hans Vanaken pada masa injury time (90+3′), tegas panitia pertandingan.
Singkatnya, Amerika Serikat resmi angkat koper dari turnamen. Pertandingan usai setelah peluit panjang ditiup wasit. Belgia menang mutlak. (BP/CHA).













