Balipolitika.com- Prediksi Portugal vs Spanyol, pada derbi Iberia kali ini, La Roja julukan timnas Spanyol lebih diunggulkan untuk tumbangkan Ronaldo Dkk.
Tim nasional Portugal dijadwalkan bentrok melawan Spanyol pada babak 16 Besar Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Texas. Duel dua negara tetangga Semenanjung Iberia ini akan dipimpin resmi wasit asal Inggris, Anthony Taylor. Pertandingan dilaksanakan Selasa, 7 Juli 2026, mulai pukul 02.00 WIB.
Laga ini hidup dan mati. Fase gugur selalu menghadirkan ketegangan tinggi bagi jutaan pasang mata penonton.
Selecao das Quinas melangkah ke babak perdelapan final ini setelah menyingkirkan Kroasia secara dramatis. Mereka menyudahi perlawanan Luka Modric dan kolega lewat kemenangan tipis dengan skor 2-1. Nyaris babak tambahan. Kemenangan tersebut menjadi catatan bersejarah bagi tim asuhan Roberto Martinez.
Sebab, rekor pecah sejak 1966. Portugal akhirnya kembali mampu memenangi laga Piala Dunia setelah sempat tertinggal terlebih dahulu.
Sebaliknya, Spanyol datang ke Texas membawa modal performa yang jauh lebih stabil dan meyakinkan. Anak-anak asuh Luis de la Fuente melindas Austria tiga gol tanpa balas pada babak sebelumnya. Mikel Oyarzabal memborong dua gol kemenangan berharga La Roja.
Pedro Porro mencetak satu gol penutup. Sangat dominan di lapangan hijau. Hasil impresif tersebut menjadi kemenangan perdana Spanyol pada fase gugur sejak menjuarai edisi 2010 silam.
Gawang Unai Simon belum ternoda. Tiga kemenangan beruntun dicatatkan La Roja tanpa sekalipun memungut bola dari dalam jaring mereka. Kokoh.
Tetapi, Portugal dihantui catatan kelam saban tampil pada fase gugur turnamen mayor antarnegara. Langkah mereka kerap kali terhenti prematur di babak 16 besar seperti edisi 2010 dan 2018.
Bahkan, mereka kandas di perempat final Piala Dunia 2022. Kutukan akut. Sejarah pertemuan juga lebih memihak kubu Spanyol dari total 41 bentrokan yang pernah tercipta.
La Roja tercatat hanya menelan tujuh kekalahan saja dari tetangga dekat mereka itu. Dominasi total.
Namun, satu kekalahan justru diderita Spanyol pada pertemuan paling pamungkas kedua tim di atas lapangan hijau. Portugal keluar sebagai pemenang melalui drama adu penalti pada final UEFA Nations League 2024/2025. Misi balas dendam diusung.
Mengenai kondisi kesiapan pemain, Roberto Martinez diprediksi tetap mempertahankan starting eleven andalannya. Cristiano Ronaldo tetap dipasang sejak menit awal pertandingan. Padahal, dia ditarik keluar lebih cepat pada pertandingan sebelumnya karena faktor kebugaran fisik.
Goncalo Ramos duduk di bangku cadangan. Dia siap menjadi senjata rahasia babak kedua. Supersub mematikan.
Di kubu lawan, empat pilar utama Spanyol sempat dilaporkan menjalani porsi latihan terpisah dari rombongan besar. Lamine Yamal, Pedro Porro, Dani Olmo, dan Aymeric Laporte sempat diragukan tampil. Kondisi mereka tidak mengkhawatirkan karena hanya pengaturan beban kerja otot saja.
Sebaliknya, dua winger lincah dipastikan absen. Yeremy Pino dan Nico Williams belum pulih dari cedera. Pukulan telak. Menghadapi situasi itu, De la Fuente memaksimalkan peran Alex Baena di lini tengah untuk memanjakan Oyarzabal.
Prediksi formasi kedua tim menggunakan pola serupa 4-2-3-1 demi menjaga keseimbangan sektor gelandang. Pertarungan lini tengah akan berjalan sangat sengit. Rodri menjadi jangkar pertahanan Spanyol. Dia bertugas memutus aliran bola Bruno Fernandes menuju Ronaldo. Tugas berat.
Secara keseluruhan, lini belakang skuad Spanyol dinilai tampil jauh lebih solid dan disiplin sepanjang turnamen. Efektivitas serangan balik cepat mereka juga terus menunjukkan grafik peningkatan yang signifikan di setiap laga. Singkatnya, kolektivitas tim menjadi kunci utama Spanyol untuk meredam kemewahan individu pemain Portugal.
Pada akhirnya, Spanyol diprediksi mampu mengatasi perlawanan ketat Portugal dengan skor meyakinkan 3-1. Cristiano Ronaldo terancam tersingkir. (BP/CHA).











