BALI, Balipolitika.com – Jalan di Gianyar beberapa waktu belakangan menjadi sorotan, karena kondisi yang benyah latig dan banyak lubang.
Salah satu konten kreator bahkan memperlihatkan dalam videonya, bagaimana jalan berlubang menganga dan membahayakan pengendara khususnya di malam hari.
Namun tampaknya masih belum menjadi atensi pemerintah. Salah satunya jalan di area Batubulan kemudian area Batubulan menuju Singapadu dan beberapa area di wilayah lain seperti Tegalalang, Payangan dan masih banyak lagi.
Jalan rusak ini juga terutama di area-area pedalaman, seperti masuk ke desa-desa cukup banyak ada. Warga yang kadang kesal, hanya bisa menanam pohon dan memvideokan lalu mengirim ke media sosial.
Ada beberapa juga yang kesal dan akhirnya memilih memperbaiki secara mandiri alias swadaya dengan semen atau aspal dari kocek pribadi mereka atau patungan.
Ini tentu menjadi pembicaraan, apalagi Gianyar adalah salah satu kabupaten yang cukup mapan di Bali, setelah Badung dan Denpasar. Namun tampaknya masalah jalan raya lubang dan hancur masih jadi PR setiap tahun.
Jika pemerintah saja tidak peduli, maka ke siapa warganya harus mengadu. Apalagi saat cuaca ekstrem, jalan akan lebih mudah tergerus air banjir atau air hujan. Warga pun berharap atensi bupati dan DPRD untuk membantu kondisi ini.
Jika memang itu bukan kewenangan kabupaten, maka bisa bantu dengan mencarikan solusi bersama provinsi atau pusat. Bukan hanya mendiamkan saja, sampai jatuh korban bahkan korban jiwa. (BP/OKA)













