DENPASAR, Balipolitika.com– Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara buka lomba mancing ST. Dharma Werdhi (STDW), Banjar Kebonkuri Lukluk, Kelurahan Kesiman ditandai dengan penebaran lele di Tukad Lilaulangun, Minggu, 6 Juli 2025.
Sampaikan edukasi stop nyampah di sungai, acara itu turut dihadiri anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Camat Denpasar Timur, I Ketut Sri Karyawati, Lurah Kesiman, I Made Nuada, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Tampak pagi itu di aliran sungai telah dipenuhi oleh peserta lomba mancing yang datang tidak saja dari Kota Denpasar, juga ada dari luar Denpasar dengan perlengkapan serta umpan memancing di posisinya masing-masing.
Jaya Negara di sela-sela membuka acara perlombaan mengapresiasi pelaksanaan lomba mancing yang diselenggarakan oleh ST. Dharma Werdhi, Banjar Kebonkuri Lukluk.
“Di samping memberi tempat bagi para penghobi mancing serta memberi ruang rekreasi, pelaksanaan ini juga diharapkan dapat menjaga kelestarian lingkungan dan kebersihan aliran di sungai tersebut,” kata Jaya Negara.
Sementara Ketua Panitia, I Putu Gede Krisna Pratama Dinata mengatakan pelaksanaan lomba mancing ini mengambil tema “Membangkitkan Semangat Peduli Lingkungan Sungai dalam Balutan Kreativitas” dengan konsep pelestarian sungai.
Peserta terdata sebanyak 1.200 orang dihitung dari penjualan kupon dengan jenis ikan pancingan berupa lele.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh undangan, sponsor, maupun peserta yang telah mengikuti lomba, dengan dilaksanakan lomba ini sehingga ke depan kami dapat menata ST. Dharma Werdhi, Banjar Kebonkuri Lukluk menjadi lebih baik,” ujarnya. (bp/ken)













