DENPASAR, Balipolitika.com- Kebakaran Tukad Gangga. Peristiwa kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah tinggal di kawasan padat penduduk Panjer, Denpasar Selatan pada Kamis malam. Si jago merah mengamuk dengan cepat hingga mengakibatkan satu orang penghuni rumah tewas mengenaskan di lokasi kejadian. Korban bernama Gerson Mengidima (29) tidak mampu menyelamatkan diri karena terjebak api saat sedang tertidur pulas di lantai dua.
“Kami menerima laporan mengenai peristiwa kebakaran rumah yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia dengan luka bakar mencapai seratus persen,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adi Saputra Jaya, Jumat, 9 Januari 2026.
Saksi Viktor Ronaldo awalnya menyadari ada keganjilan saat aliran listrik di rumah tersebut tiba-tiba padam secara mendadak. Ia sempat mengecek meteran listrik dan mencium bau asap menyengat yang mulai memenuhi ruang tengah lantai satu. Viktor kemudian naik ke lantai dua untuk mencari sumber bau namun hanya menemukan korban sedang tidur menggunakan penyuara telinga.
“Saksi mengecek meteran listrik yang dalam posisi mati namun ia tidak bisa menghidupkan kembali sakelar tersebut ke posisi menyala,” katanya.
Tim Inafis Polresta Denpasar mendalami dugaan kegagalan instalasi listrik sebagai penyebab utama kebakaran maut yang menewaskan seorang pria di Panjer. Petugas menemukan sejumlah kabel yang terbakar hebat pada area kamar tengah di lantai satu rumah tersebut. Investigasi teknis ini bertujuan untuk memastikan titik awal kemunculan percikan api yang berujung pada hangusnya bangunan dua lantai milik warga.
“Penyebab kebakaran diduga kuat akibat arus pendek listrik yang memicu percikan api dari kamar bagian tengah rumah,” ujarnya.
Kecurigaan petugas bermula dari keterangan saksi yang menyebutkan sakelar meteran listrik jatuh ke posisi mati sebelum api berkobar. Saksi mata sempat mencium bau sangit namun gagal mendeteksi sumber panas karena asap sudah terlanjur merambat ke langit-langit. Petugas menyita sisa material instalasi listrik guna keperluan uji laboratorium forensik untuk memperkuat bukti-bukti administratif dalam penyidikan perkara.
“Kami mengecek seluruh instalasi dan menduga hubungan pendek arus listrik menjadi pemicu utama amukan api di kawasan padat tersebut,” katanya.
Polisi mengimbau masyarakat kota Denpasar untuk rutin memeriksa kelaikan instalasi kabel di rumah guna menghindari potensi bencana serupa. Kasus kebakaran di Jalan Tukad Gangga ini menjadi pengingat keras akan bahaya listrik yang terabaikan pada bangunan semi permanen maupun permanen. Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan masih menunggu hasil otopsi korban guna melengkapi berkas penyelidikan kasus kebakaran yang merenggut nyawa tersebut. (BP/CHA).













