TABANAN, Balipolitika.com- Jalur utama Denpasar-Gilimanuk mengalami gangguan serius pada Minggu malam akibat sebuah pohon mahoni berukuran besar tumbang secara mendadak. Peristiwa tersebut terjadi tepat di Banjar Koripan Kelod, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, sekitar pukul 21.00 WITA. Pohon tua tersebut melintang di tengah jalan hingga menutup akses lalu lintas serta menimpa dua unit mobil yang sedang melintas.
“Pawas piket malam bersama jajaran langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga untuk melakukan penanganan awal di tempat kejadian perkara,” ujar Kasi Humas Polres Tabanan AKP I Gusti Made Berata melalui keterangan tertulisnya pada Senin, 13 April 2026.
Saksi mata di lokasi kejadian mendengar suara gemeretak kabel listrik sebelum batang pohon berukuran besar itu ambruk ke aspal. I Made Deni Permana, seorang pedagang ubi cilembu, melihat langsung detik-detik pohon mahoni tersebut menghantam kendaraan yang datang dari arah berlawanan. Kejadian yang berlangsung sangat cepat ini membuat para pengemudi tidak sempat menghindar dari jatuhnya material dahan kayu tersebut.
“Saya mendengar ada bunyi seperti kabel konslet lalu tiba-tiba pohon mahoni itu tumbang melintang jalan dan menimpa dua buah mobil,” kata Made Deni memberikan kesaksiannya, kepada pihak Kepolisian.
Dua unit kendaraan pribadi mengalami kerusakan cukup parah pada bagian bodi akibat hantaman dahan dan batang pohon mahoni. Mobil Toyota Vios dengan nomor polisi DK 1452 QZ mengalami ringsek pada bagian depan akibat tertimpa batang utama kayu. Sementara itu, satu unit Honda HRV bernomor polisi DK 1301 ACT juga menderita kerusakan pada area kap mesin serta bagasi belakang.
“Kerugian material mencakup kerusakan bagian depan Toyota Vios serta kerusakan kap mesin dan bagasi pada kendaraan Honda HRV milik korban,” kata Berata.
Kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden yang sempat memacetkan arus lalu lintas tersebut. Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan segera tiba di lokasi untuk melakukan proses evakuasi pemotongan kayu. Polisi bersama warga sekitar bahu-membahu membersihkan serpihan dahan agar jalur penghubung antar-kabupaten tersebut bisa segera dilalui kembali.
“Pihak BPBD Kabupaten Tabanan telah melakukan pemotongan pohon tumbang sementara personel kami mengatur arus lalu lintas agar tetap berjalan lancar,” ujar Berata menambahkan.
Hasil investigasi awal menunjukkan bahwa kondisi biologis pohon menjadi faktor utama penyebab terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat ini. Petugas menemukan adanya tanda-tanda pembusukan pada bagian dasar kayu yang membuat struktur pohon tidak lagi mampu menopang beban. Cuaca di sekitar lokasi dilaporkan dalam kondisi normal, sehingga faktor akar keropos menjadi dugaan terkuat penyebab tumbangnya pohon mahoni tersebut.
“Pohon kayu jenis mahoni tersebut tumbang diduga kuat karena bagian akarnya sudah mengalami keropos atau pembusukan secara alami,” ucap Berata. (BP/CHA).









