Anto Narasoma
-
Sastra
Parade Puisi Anto Narasoma, Ida Bagus Putu Widhy Wardhana, Mochamad Chazienul Ulum
ANTO NARASOMA Catatan Terakhirmu, Ibu kau bawa senyum itu, setelah usiamu rindu ke kampung keabadian yang lama tak memberi kabar…
Selengkapnya » -
Esai
Memahami Sastra dan Unsur Tasawuf
DALAM ilmu tasawuf, salat itu tak hanya diartikan dari nilai gerakan-gerakan kepatuhan ke pada Allah SWT semata. Sebab, tasawuf mengajarkan…
Selengkapnya » -
Sastra
DARA
SIANG hari itu suasananya tenang. Tiba-tiba terdengar suara jeritan seorang wanita. Ia menangis histeris. Tangisannya begitu menyedihkan. Kedua anaknya yang…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Anto Narasoma
Ilustrasi: Renta Ivonne Dewi Arimbi Situmorang MAKA NAIKLAH, ANAKKU? raibnya kilauan cahaya pada malam, karena rasi sejumlah bintang telah…
Selengkapnya » -
Sastra
PARADE PUISI
Ilustrasi: Handy Saputra Anto Narasoma Sudah Kucatat sudah kucatat segala sumpah ke dalam wajah tanah tenggara. karena darah dan…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Anto Narasoma
Ilustrasi: Saka Rosanta AKULTURASI PERNKAHAN BETAWI ini keputusan yang meronta-ronta pada hati terdalam, karena cinta meminta diksi menjadi kata-kata…
Selengkapnya »





